• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
Lumajang

Wujudkan Desa Bebas Stunting, Ini Langkah Strategis TP PKK Lumajang di Tempeh Tengah

PENULIS: Ferry
EDITOR: Teguh Eko Januari
2 jam yang lalu
83 VIEWS
Dengarkan BeritaAudio AI

Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis

Wujudkan Desa Bebas Stunting, Ini Langkah Strategis TP PKK Lumajang di Tempeh Tengah

Ny .Dewi Natalia menyerahkan bantuan didampingi Camat dan Kepala Desa beserta ibu Ketua PKK

Lumajang, satudetik.online - Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang Ny. Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terpadu penyelenggaraan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Rabu (14/10/2026). Kegiatan dipusatkan di Posyandu Anggrek, Dusun Ateran.

Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung pelayanan posyandu dan menyerahkan bantuan kepada pemerintah desa.

Bantuan berupa 30 paket pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita, 200 bibit cabai, serta 500 bibit ikan nila diterima langsung Kepala Desa Tempeh Tengah dan perwakilan ibu balita.

Monev terpadu didampingi tim kabupaten, Camat Tempeh beserta Ketua TP PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas Tempeh, serta para kader PKK dan posyandu.

Posyandu 6 SPM merupakan transformasi Pos Pelayanan Terpadu yang mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa atau kelurahan, sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Enam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), serta sosial.

Monev dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan posyandu berjalan sesuai standar. Melalui peninjauan langsung, TP PKK dapat menilai kelengkapan administratif, kompetensi kader, kondisi sarana prasarana, serta kualitas layanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dewi Natalia menyatakan keyakinannya Desa Tempeh Tengah mampu menjadi desa bebas stunting. Ia mengajak seluruh unsur, mulai dari pemerintah desa, kader posyandu, hingga keluarga, untuk bersama menjaga gizi ibu dan anak.

"Bantuan yang diberikan saling melengkapi program yang sudah berjalan dari PKK kecamatan, desa, maupun puskesmas. Paket PMT untuk memperbaiki asupan gizi ibu hamil dan balita. Bibit cabai dan ikan nila diharapkan dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Camat Tempeh Abdillah Irsyad, S.STP., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan bantuan tersebut. Ia berharap Desa Tempeh Tengah yang tengah giat membangun dan meraih predikat Desa Berseri Pratama dapat mewakili Kabupaten Lumajang menuju Desa Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat nasional.

"Kondisi lingkungan, perumahan, sanitasi, air bersih, dan ketahanan pangan warga akan sangat menunjang upaya menuju desa bebas stunting," kata Abdillah.(Ferry)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.

4 Reaksi Pembaca
Kembali ke Indeks

Berita Terkait

Rekomendasi Redaksi

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami