Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: Investigasi KNKT Dimulai
Nusantara, satudetik.online - Tragedi Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur menyisakan tanda tanya, bagaimana peristiwa itu bisa terjadi.
Berikut ini adalah beberapa fakta yang tercatat dalam peristiwa tersebut.
Waktu & Lokasi
- Terjadi Senin, 27/04/2026 sekitar pukul 20.59 WIB
- Lokasi: Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Awal insiden di perlintasan sebidang Ampera, Kecamatan Bekasi Timur
Kereta yang Terlibat
- KRL Commuter Line rute Jakarta–Cikarang
- KA Argo Bromo Anggrek
- 1 unit taksi di perlintasan Ampera
Kronologi
- Berawal dari KRL yang menabrak taksi di perlintasan sebidang Ampera
- Kemudian KA Argo Bromo Anggrek menubruk KRL dari belakang di area Stasiun Bekasi Timur
Dampak Kerusakan
- Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek CC 206 13 86 ringsek parah di bagian depan
- Serpihan badan kereta berserakan di sekitar lokasi
- Gerbong ringsek hingga menghimpit penumpang
5. Evakuasi
- Proses evakuasi penumpang berlangsung dramatis hingga pukul 20.59 WIB
- Tim gabungan Pemkot Bekasi dan PT KAI masih berupaya mengevakuasi penumpang dari gerbong yang ringsek
- Kondisi di Stasiun Bekasi Timur padat oleh warga dan aparat
10 Korban Meninggal Kereta Bekasi Timur yang Teridentifikasi di RS Polri Kramat Jati semua perempuan.
Hingga Selasa (28/4/2026), total korban tewas tercatat 15 orang. Tim DVI Polri sudah berhasil mengidentifikasi 10 jenazah di RS Polri Kramat Jati: 2bc0
1. Tutik Anitasari (31 tahun) asal Cikarang Barat, Bekasi
2. Harum Anjasari (27 tahun) alamat Cipayung, Jakarta Timur
3. Nur Alimantun Citra Lestari (19 tahun) alamat Pasar Jambi
4. Farida Utami (52 tahun), Cibitung, Bekasi
5. Vica Acnia Fratiwi ( 23 tahun) Cikarang Barat, Bekasi
6. Ida Nuraida (48 tahun) Cibitung, Bekasi
7. Gita Septia Wardany ( 20 tahun) Cibitung, Bekasi.
8. Fatmawati Rahmayani (29 tahun) Bekasi Selatan, Kota Bekasi
9. Arinjani Novita Sari (25 tahun) Tambun Selatan, Bekasi
10. Nur Ainia Eka Rahmadhyn (32 tahun) Tambun Selatan, Bekasi, Staf media Kompas TV yang sempat dilaporkan hilang.
Identifikasi dilakukan Tim DVI Polri lewat sidik jari, tanda medis, dan properti korban, lalu disahkan lewat sidang rekonsiliasi. Masih ada 5 korban lain yang belum masuk daftar ini.
Turut berduka untuk semua korban dan keluarga. (Binar)
