Warga Sukodono Diminta Jangan Acuh, Kapolres Lumajang Buka Saluran Komunikasi untuk Lapor Potensi Kriminal
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online - Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tugas kepolisian. Peran aktif warga juga menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.
Pesan tersebut disampaikan Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi saat melaksanakan Salat Jumat Keliling di Masjid Asy Syuhada, Jalan Veteran, Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan itu menjadi momentum bagi Kapolres untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dengan jamaah. Melalui pertemuan langsung di masjid, kepolisian juga menyampaikan pesan kamtibmas agar warga semakin peduli terhadap keamanan lingkungan masing-masing.
Di hadapan jamaah, AKBP Riki Yariandi mengajak masyarakat untuk tidak acuh terhadap kondisi di sekitarnya. Menurutnya, kepedulian warga sangat dibutuhkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Ia menegaskan, terciptanya situasi aman tidak bisa hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian. Diperlukan kerja sama, komunikasi, dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat agar berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi bersama.
"Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, kami ingin mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Keamanan lingkungan akan terwujud apabila ada kepedulian dan kerja sama antara polisi dan masyarakat," ujar AKBP Riki Yariandi.
Kapolres juga menekankan pentingnya membangun hubungan terbuka antara masyarakat dan kepolisian. Warga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, potensi tindak kriminalitas, maupun persoalan yang membutuhkan penanganan aparat.
Menurut Riki, informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung langkah kepolisian melakukan pencegahan dan penanganan gangguan keamanan. Karena itu, komunikasi yang baik antara warga dan petugas perlu terus dibangun agar setiap persoalan dapat ditangani secara tepat.
"Kami membuka pintu komunikasi seluas-luasnya. Jika ada potensi gangguan keamanan atau masalah yang membutuhkan penanganan aparat, segera laporkan. Penanganan cepat sangat bergantung pada informasi awal dari masyarakat," jelasnya.
Ia menambahkan, semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, hingga segera melaporkan potensi gangguan keamanan kepada petugas.
Melalui kegiatan Jumat Keliling tersebut, Polres Lumajang berharap kedekatan antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang. (Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.