Diduga Terobos Razia Operasi Patuh Semeru, Pelajar di Lumajang Tabrak Polisi
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online — Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 di Kabupaten Lumajang diwarnai insiden. Seorang pengendara yang diduga pelajar nekat menerobos pemeriksaan petugas hingga menyebabkan anggota polisi tertabrak.
Beruntung, anggota kepolisian tersebut tidak mengalami luka serius. Meski demikian, insiden itu menjadi perhatian di tengah upaya kepolisian meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang Ipda Dheta membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula saat petugas menggelar pemeriksaan rutin terhadap pengendara yang melintas di lokasi operasi.
Ia menjelaskan, pengendara tersebut tetap memacu kendaraannya ketika petugas berusaha menghentikannya. Akibatnya, salah satu anggota kepolisian tersenggol kendaraan tersebut.
"Anggota yang terkena kendaraan sudah kami periksa. Kondisinya baik dan tidak mengalami luka serius," ujar Ipda Dheta, Selasa, 27 Oktober 2026.
Polisi tidak hanya menindaklanjuti kejadian tersebut, tetapi juga akan memeriksa kendaraan yang digunakan pengendara. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesesuaian identitas kendaraan dengan dokumen resmi, termasuk nomor rangka dan nomor mesin.
"Kami akan teliti dulu identitas kendaraannya, mulai nomor rangka sampai nomor mesin. Dari situ nanti bisa diketahui apakah data kendaraan sesuai dengan dokumennya," jelasnya.
Selain itu, polisi akan meminta keterangan dari pengendara untuk mengetahui alasan tetap memacu kendaraan ketika hendak dihentikan petugas.
"Kami dalami dulu kejadian ini, termasuk alasan pengendara tidak berhenti saat diperiksa. Kelengkapan surat-surat dan kondisi kendaraannya juga akan kami periksa," tegas Ipda Dheta.
Ia membenarkan pengendara yang terlibat masih berstatus pelajar. Namun, kepolisian tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui kronologi secara utuh.
Di tengah Operasi Patuh Semeru 2026, Ipda Dheta mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas dan tidak mengabaikan arahan petugas di jalan. Pengendara juga diminta memastikan kelengkapan berkendara, mulai dari kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM), penggunaan helm, hingga kelengkapan teknis kendaraan.
"Selama operasi berlangsung, kami mengimbau masyarakat untuk melengkapi persyaratan berkendara. Pastikan memiliki SIM, menggunakan helm, serta memastikan lampu dan perlengkapan kendaraan berfungsi dengan baik," imbaunya.
Polisi berharap masyarakat bersikap kooperatif saat pemeriksaan. Kepatuhan terhadap aturan dan arahan petugas dinilai penting untuk mencegah kejadian yang membahayakan pengguna jalan maupun anggota yang sedang bertugas. (Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.