Ngopi Bareng Warga, Kapolres Lumajang Serap Keluhan Kamtibmas dan Janjikan Tindak Lanjut
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online - Polres Lumajang memanfaatkan warung kopi sebagai ruang dialog terbuka untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan masyarakat.
Melalui program Curhat Kamtibmas, kepolisian berupaya mendekatkan pelayanan kepada warga sekaligus mengidentifikasi persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung.
Kegiatan tersebut digelar di Warung Kopi Cak Syukur pada Senin, 26 Oktober 2026 pagi. Kapolres Lumajang AKBP Riki Yuniardi, S.H., S.I.K., M.H., hadir langsung didampingi Kasat Lantas dan Kasat Binmas Polres Lumajang.
Suasana dialog berlangsung santai dan penuh keakraban. Kapolres bersama jajaran duduk satu meja dengan warga, membuka ruang komunikasi tanpa sekat formalitas. Dalam suasana ngopi bersama itu, masyarakat memiliki kesempatan menyampaikan masukan, kritik, maupun persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Curhat Kamtibmas tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana bagi kepolisian untuk memetakan persoalan di tengah masyarakat. Mulai dari kesadaran berlalu lintas, pelayanan kepolisian, hingga potensi gangguan keamanan lingkungan menjadi perhatian dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Lumajang.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yuniardi menegaskan komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian. Menurutnya, aspirasi warga perlu didengar agar penanganan persoalan di lapangan dapat dilakukan secara tepat.
"Kegiatan Curhat Kamtibmas ini merupakan komitmen kami untuk meruntuhkan sekat antara kepolisian dan masyarakat. Kami hadir di sini bukan hanya untuk mendengarkan, tetapi untuk memastikan setiap aspirasi dan keluhan warga mendapatkan solusi nyata," ujar Riki.
Ia menambahkan masukan masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Polres Lumajang dalam menentukan langkah pencegahan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Persoalan yang berkaitan dengan keselamatan lalu lintas maupun gangguan keamanan perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi antarbagian sesuai kewenangan masing-masing.
"Aspirasi mengenai titik-titik rawan lalu lintas dan potensi gangguan keamanan sudah kami catat. Saya telah menginstruksikan lintas fungsi kepolisian di Polres Lumajang untuk segera menindaklanjuti melalui peningkatan patroli terjadwal serta edukasi langsung ke komunitas warga," tegasnya.
Kapolres juga mengapresiasi keterlibatan warga yang bersedia menyampaikan masukan dan kritik membangun. Partisipasi masyarakat dinilai penting karena informasi dari lingkungan sekitar dapat membantu kepolisian mengenali potensi gangguan sejak dini.
"Keamanan daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian semata, melainkan hasil kolaborasi erat bersama seluruh elemen masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas keterbukaan warga hari ini," pungkasnya.
Melalui program Curhat Kamtibmas, Polres Lumajang berkomitmen memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat melalui kegiatan serupa secara berkala di berbagai wilayah. Langkah tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyerapan aspirasi, tetapi juga diikuti tindak lanjut yang terukur sehingga masyarakat merasakan langsung manfaat kehadiran kepolisian. (Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.