Wali Murid Tuntut Keterbukaan Data SPMB SD Lumajang
Lumajang, satudetik.online – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru SD di Kabupaten Lumajang disorot wali murid. Keluhan muncul lewat unggahan akun Facebook Kofan di grup Sambat Bunda, Jumat 19/6/2026.
Kofan mempertanyakan transparansi jalur domisili. Ia yakin anaknya lolos karena jarak rumah lebih dekat. Hasil seleksi justru menolak anaknya, sementara pendaftar dengan jarak lebih jauh diterima.
“Anak saya lebih dekat dari yang lain, tetapi banyak yang jaraknya lebih jauh malah diterima,” tulisnya.
Ia menilai Dinas Pendidikan minim sosialisasi mekanisme seleksi. Jika ada parameter selain jarak, aturan itu harus diumumkan sejak awal pendaftaran.
Kofan juga meminta data hasil seleksi dibuka ke publik. Keterbukaan data diperlukan agar masyarakat memahami dasar penerimaan di tiap sekolah.
Unggahan itu memicu diskusi warganet. Banyak yang menilai keterbukaan informasi penting untuk menjaga kepercayaan publik pada SPMB.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang belum memberi tanggapan resmi. Redaksi masih berupaya konfirmasi mekanisme seleksi dan dasar penentuan kelulusan.(Bernad)
