• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
Lumajang

Perhutani SKPH Lumajang Perkuat Budaya K3, Bekali Karyawan Kemampuan Pertolongan Pertama di Lokasi Kerja

PENULIS: Bernad
EDITOR: Teguh Eko Januari
1 hari yang lalu
49 VIEWS
Perhutani SKPH Lumajang Perkuat Budaya K3, Bekali Karyawan Kemampuan Pertolongan Pertama di Lokasi Kerja

Lumajang, satudetik.online Perum Perhutani Sub Kesatuan Pemangkuan Hutan (SKPH) Lumajang terus memperkuat implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bagi tenaga kerja serta karyawan dan karyawati Perum Perhutani KPH Probolinggo Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Rabu (15/7/2026).

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Mengingat aktivitas pengelolaan hutan hingga penanganan hasil hutan memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi, setiap pekerja dituntut memiliki kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar pertolongan pertama pada korban kecelakaan kerja, mulai dari penanganan luka, pendarahan, dan cedera akibat benturan, hingga prosedur evakuasi awal sebelum korban memperoleh penanganan medis lanjutan.

Bekal keterampilan ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan respons saat terjadi insiden di lokasi kerja.

Wakil Administrator SKPH Lumajang, Soegiharto Aries Soebagio, mengatakan pelatihan P3K menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam membangun budaya kerja yang mengutamakan aspek keselamatan.

Menurutnya, setiap pekerja harus memiliki kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan pertama sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama rekan kerja.

“Pelatihan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus menjamin kesehatan dan keselamatan kerja bagi seluruh karyawan dan karyawati. Dengan bekal pengetahuan P3K, diharapkan setiap pekerja mampu memberikan penanganan awal secara cepat dan tepat sebelum korban mendapatkan bantuan medis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penanganan awal yang dilakukan secara benar dapat mengurangi tingkat keparahan cedera, mencegah kondisi korban memburuk, bahkan meningkatkan peluang keselamatan sebelum tenaga medis tiba di lokasi.

Oleh karena itu, kemampuan P3K menjadi kompetensi dasar yang penting dimiliki seluruh pekerja, khususnya yang bertugas di lapangan.

Selain meningkatkan keterampilan individu, pelatihan ini juga menjadi upaya perusahaan dalam memperkuat budaya K3 secara menyeluruh.

Perhutani menilai keberhasilan operasional tidak hanya diukur dari produktivitas, tetapi juga dari terciptanya lingkungan kerja yang aman serta minim risiko kecelakaan.

Melalui kegiatan ini, Perhutani SKPH Lumajang berharap kesadaran seluruh pekerja terhadap pentingnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja terus meningkat.

Dengan demikian, seluruh aktivitas pengelolaan hutan maupun operasional di Tempat Penimbunan Kayu dapat berjalan lebih aman, profesional, efisien, dan sesuai dengan standar keselamatan kerja yang berlaku. (Bernad)

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami