Truk Sembako Terjang Hajatan di Gucialit, 8 Orang Jadi Korban, 1 Meninggal
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online — Suasana hajatan pernikahan di Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sebuah truk bermuatan sembako kehilangan kendali dan menerjang area hajatan pada Kamis, 17 September 2026, sore.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan delapan orang menjadi korban. Polisi memastikan satu korban meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, sementara enam korban lainnya mengalami luka ringan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang, AKP Bayu Pratama, mengatakan bahwa seluruh korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Para korban luka kini menjalani perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang.
"Satu orang mengalami luka berat dan enam orang mengalami luka ringan. Sekarang telah dibawa ke Rumah Sakit dr. Haryoto Lumajang," kata AKP Bayu Pratama.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat kejadian, truk bernomor polisi N-8187-YH melaju dari arah Gucialit menuju Kecamatan Padang. Truk diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya oleng dan kehilangan kendali.
Bukannya berhenti, kendaraan tersebut justru menerjang benda-benda yang berada di sekitar lokasi hajatan. Terop tempat pesta berlangsung menjadi salah satu titik benturan. Sejumlah sepeda motor milik tamu undangan yang terparkir di sekitar lokasi juga ikut terdampak.
Sedikitnya enam sepeda motor mengalami kerusakan. Truk juga mengalami kerusakan pada bagian depan setelah menghantam tumpukan perangkat pengeras suara yang berada di area hajatan.
Benturan keras itu sontak membuat warga dan tamu undangan berhamburan. Suasana yang sebelumnya dipenuhi aktivitas pesta pernikahan berubah menjadi kepanikan ketika sejumlah orang ditemukan menjadi korban kecelakaan.
Warga bersama petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap para korban. Mereka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis sesuai dengan kondisi luka masing-masing.
Sementara itu, polisi masih melakukan penanganan di lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata para korban, serta mengamankan truk yang terlibat kecelakaan.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa sebelum truk kehilangan kendali hingga akhirnya menerjang kawasan hajatan warga.(Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.