• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •
EkonomiTeknologi

Pasar Lesu, Tren Elektrifikasi dan Mobil Bekas Justru Menggeliat di 2026

PENULIS: Binar
EDITOR: Teja Ripta
4 jam yang lalu
5 VIEWS
Pasar Lesu, Tren Elektrifikasi dan Mobil Bekas Justru Menggeliat di 2026

Ilustrasi

Jakarta, satudetik.online – Industri otomotif Indonesia memasuki fase baru pada 2025–2026.

Di tengah proyeksi penjualan mobil baru yang melambat akibat daya beli melemah, tiga tren justru menguat: elektrifikasi kendaraan, pergeseran minat ke mobil bekas, serta dominasi segmen SUV dan MPV listrik premium.

 Data tren pencarian Google Indonesia periode Februari 2025 hingga Februari 2026 menunjukkan bahwa kata kunci “mobil listrik” konsisten mengungguli “motorcycle terbaru”. Puncak pencarian terjadi pada April, November, dan Desember 2025.

Merek asal Tiongkok agresif memasuki pasar. BYD meluncurkan Denza D9, sebuah MPV listrik premium dengan jarak tempuh hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Kehadiran model ini menandai bahwa kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren, melainkan telah menjadi pilihan utama bagi segmen tertentu.

Hampir seluruh pabrikan besar seperti Hyundai, Honda, Audi, BYD, Mazda, dan Ford juga meluncurkan model baru pada awal 2025. Sebagian besar merupakan kendaraan listrik atau hibrida.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproyeksikan penjualan mobil baru pada 2026 sulit menembus 1 juta unit.

Penyebab utamanya adalah melemahnya daya beli masyarakat. Gaikindo bahkan merevisi target penjualan 2025 dari 850.000 unit menjadi 780.000 unit.

Kondisi tersebut mendorong konsumen beralih ke mobil bekas. Pembiayaan mobil bekas tercatat tumbuh, sementara pembiayaan mobil baru melambat.

Segmen harga di bawah Rp500 juta menjadi yang paling sensitif terhadap perubahan harga. Karena itu, insentif pemerintah dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pasar.

  Sementara itu model yang paling banyak dirilis dan diminati konsumen berada di segmen SUV, hatchback, dan MPV.

Beberapa contoh peluncuran pada Januari 2025 antara lain: 
1. Hyundai New Creta varian N Line dengan desain lebih agresif, dilengkapi ventilated seat dan panoramic sunroof.

2. Honda City Hatchback RS yang kini dibekali teknologi Honda Sensing untuk meningkatkan keamanan berkendara. 

3. Audi Q8 yang menyasar konsumen kelas atas dengan kombinasi performa dan kemewahan.

Secara umum, industri otomotif bergerak ke arah inovasi berkelanjutan. Kendaraan berbasis elektrifikasi semakin banyak bermunculan.

Hal ini menandakan konsumen mulai beralih dari mobil bermesin konvensional ke kendaraan listrik.

Dengan demikian, bagi konsumen yang ingin mengikuti tren, mobil listrik di segmen MPV dan SUV menjadi pilihan utama.

Sementara itu, bagi konsumen dengan anggaran terbatas, pasar mobil bekas saat ini cukup bergairah.(Binar)