Teror Pelemparan Kaca Mobil di Tempeh dan Sumbersuko Lumajang, Warga Resah Polisi Dalami Pelaku
mobil Toyota Kijang yang menjadi korban pelemparan
Lumajang, satudetik.online – Maraknya aksi pelemparan kaca mobil yang terjadi di wilayah Kecamatan Tempeh dan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Dalam beberapa hari terakhir, warga mengaku khawatir saat melintas pada malam hari, terutama di jalur yang minim penerangan dan sepi pengawasan.
Kasus terbaru terjadi di Jalan Raya Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Rabu malam (6/5/2026). Sebuah mobil Toyota Kijang yang tengah melintas mendadak dilempar benda keras dari arah depan hingga menyebabkan kaca bagian depan pecah. Akibat insiden tersebut, salah satu penumpang mengalami luka ringan terkena serpihan kaca.
Korban bernama Rokhmad mengaku terkejut karena pelaku diduga beraksi secara tiba-tiba menggunakan sepeda motor.
Menurutnya, situasi jalan yang relatif gelap membuat pelaku leluasa melancarkan aksinya lalu melarikan diri.
“Waktu melintas tiba-tiba ada lemparan mengenai kaca depan mobil,” ungkap korban.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian serupa yang sebelumnya juga disebut-sebut terjadi di wilayah Kecamatan Tempeh.
Sejumlah warga mulai mengaitkan kejadian tersebut dengan pola kejahatan jalanan yang kerap menyasar kendaraan roda empat pada malam hari.
Kasi Pids Sie Humas Polres Lumajang, IPDA Suprapto saat dikonfirmasi Kamis (7/5/2026) membenarkan bahwa laporan korban telah diterima aparat kepolisian.
“Info dari SPKT korban sudah melapor mas,” ujarnya.
Menurut Suprapto, polisi saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku.
Dugaan sementara, pelaku menjalankan aksinya dengan menggunakan sepeda motor agar mudah berpindah lokasi dan melarikan diri usai melakukan pelemparan.
Polres Lumajang kini tengah mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Polisi juga belum memastikan apakah aksi di Tempeh dan Sumbersuko dilakukan oleh pelaku yang sama atau merupakan kejadian terpisah.
Aksi pelemparan kaca mobil ini memunculkan kekhawatiran baru di masyarakat karena tidak hanya menimbulkan kerusakan kendaraan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
Pengendara yang panik saat kaca pecah mendadak bisa kehilangan kendali, terlebih jika melaju dengan kecepatan tinggi pada malam hari.
Warga berharap aparat segera meningkatkan patroli malam di jalur-jalur rawan, terutama kawasan perbatasan Tempeh–Sumbersuko yang selama ini dikenal cukup lengang pada malam hari. Selain itu, masyarakat juga diminta lebih waspada dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sepanjang jalan raya. (Bernard)
