Perkuat Kekompakan Guru PAUD, TP PKK Lumajang Dorong Tata Kelola Lembaga yang Solid
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online – Penguatan kerja sama tim dan tata kelola kelembagaan menjadi perhatian Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Lumajang dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat memberikan pembinaan kepada guru PAUD binaan PKK Kabupaten Lumajang di Wisata PG Jatiroto.

Mengangkat tema "Penguatan Teamwork dan Tata Kelola Kelembagaan", kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pembinaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komunikasi dan kekompakan antarpendidik PAUD.
Dewi Natalia menegaskan, kualitas layanan PAUD tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan guru dalam menyampaikan pembelajaran. Menurut dia, lingkungan lembaga yang memiliki komunikasi baik, pembagian peran yang jelas, serta kekompakan tim juga menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada anak.
"Kalau komunikasi terbangun dengan baik, saling percaya, saling mendukung, dan memiliki tujuan yang sama, maka pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan karena dijalankan bersama," ujar Dewi Natalia, Rabu (7/10/2026).
Ia menilai guru PAUD memiliki posisi penting dalam proses tumbuh kembang anak. Sebab, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi sosok yang berinteraksi langsung dengan anak dalam fase awal pembentukan karakter.
"Guru PAUD bukan hanya sebagai pengajar. Guru juga menjadi pendamping, teladan, pengasuh, sekaligus ikut membentuk karakter anak sejak usia dini," katanya.
Karena itu, Dewi Natalia mendorong agar pengelolaan lembaga PAUD dilakukan secara bersama-sama. Setiap unsur di dalam lembaga diharapkan mampu menjalankan perannya sekaligus membangun sinergi ketika menghadapi persoalan.
"Pengelolaan PAUD tidak bisa berjalan sendiri. Kita perlu membangun sinergi, supaya setiap persoalan bisa diselesaikan bersama dan potensi yang ada dapat dikembangkan secara maksimal," ungkapnya.
Suasana pembinaan pun dibuat tidak monoton. Para guru PAUD diajak mengikuti kegiatan outbound dan permainan berbasis pembelajaran yang dirancang untuk melatih komunikasi, membangun kepercayaan, memperkuat kekompakan, serta mengasah kemampuan bekerja dalam tim.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Lumajang berharap para guru tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya teamwork dan tata kelola kelembagaan, tetapi juga membawa pengalaman tersebut ke lingkungan PAUD masing-masing.
Dewi Natalia berharap semangat kebersamaan yang dibangun dalam kegiatan itu dapat terus diterapkan dalam keseharian, sehingga kerja sama antarguru semakin kuat dan pelayanan pendidikan bagi anak usia dini di Kabupaten Lumajang semakin berkualitas. (Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.