• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
Nasional

Tanggul Lapindo Titik 71 Kembali Ditinggikan Antisipasi Luapan Lumpur

PENULIS: Binar
EDITOR: Teguh Eko Januari
20 Juni 2026
337 VIEWS
Tanggul Lapindo Titik 71 Kembali Ditinggikan Antisipasi Luapan Lumpur

Porong, satudetik.online – Semburan lumpur panas di Sidoarjo sudah berjalan sejak 29 Mei 2006 dan sampai sekarang belum berhenti.

Titik utama semburan berada di Desa Siring, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sekitar 200 meter dari sumur pengeboran gas Banjar Panji-1 milik PT Lapindo Brantas di Desa Renokenongo.

Karena letaknya berdekatan dengan sumur gas, peristiwa ini jadi catatan panjang.

Para ahli geologi memperkirakan semburan bisa berlangsung lebih dari 30 tahun, jauh lebih lama dibanding bencana lain seperti banjir, tsunami, atau gempa yang waktunya singkat.

Saat awal muncul, volume semburan mencapai 100.000 sampai 120.000 m3 per hari.

Lumpur keluar dengan suhu sekitar 100 derajat Celcius, mengandung padatan 35%, dan bersifat kental seperti material non-newtonian.

Pengukuran 2017 debitnya masih 86.270 m3 per hari dan sifatnya fluktuatif. Suhu di permukaan dekat pusat semburan tetap 100 derajat Celcius.

Komposisi lumpur 40% padatan dan 60% air membuatnya sangat kental dan sulit mengalir karena gravitasi. Fenomena ini diikuti deformasi geologi aktif di sekitar lokasi.

Lumpur Sidoarjo atau Lusi termasuk fenomena gunung lumpur yang banyak dijumpai di utara Pulau Jawa, tepatnya di Zona Kendeng bagian Timur.

Gunung lumpur lain yang aktif atau mati di Sidoarjo ada Porong, Karanganyar, Semolowaru, Pulungan, dan Sedati.

Secara geologi Lusi berada di cekungan sedimen belakang busur vulkanik, tidak jauh dari Gunung Penanggungan dan Gunung Arjuno-Welirang.

Lokasinya juga berada di kelurusan Sesar Watukosek arah barat daya ke timur laut. Debit besar, suhu tinggi, dan kandungan gas magmatik yang mirip Gunung Welirang menguatkan dugaan Lusi terkait aktivitas vulkanisme di sisi selatan.

Kondisi tanah yang terus ambles membuat pihak terkait rutin memperkuat dan menambah tinggi tanggul penahan lumpur demi keselamatan warga.

Proses penambahan tinggi kini fokus di Titik 71, perbatasan Kelurahan Siring, Kecamatan Porong, dengan Kelurahan Ketapang Keres, Kecamatan Tanggulangin.

Peninggian dilakukan karena permukaan air bercampur lumpur dilaporkan sudah melewati bibir tanggul lama.

Pada  Senin 8/6/2026 lalu tiga unit alat berat dikerahkan di area tanggul. Satu ekskavator terlihat sedang mengerjakan peninggian tanggul penahan lumpur Lapindo. (Binar)

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami