Tabrak Lari BMW Listrik vs Ojol di Meruya Selatan Berujung Damai
Jakarta, satudetik.onlie - Insiden tabrak lari antara mobil listrik BMW dan pengendara ojek online (daring) atau ojol di Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Senin 22/6/2026, diselesaikan secara kekeluargaan. Mediasi difasilitasi Satlantas Polres Metro Jakarta Barat.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto mengatakan kedua pihak sepakat berdamai.
“Intinya kedua belah pihak, pengemudi BMW dan keluarga pengemudi ojek daring yang diwakili anaknya, sudah kami bantu mediasi dan sepakat diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Joko, Selasa 23/6/2026.
Joko menyebut perincian kesepakatan merupakan ranah pribadi kedua belah pihak. Polisi hanya memfasilitasi mediasi di kantor.
“Terkait kesepakatannya apa, kami tidak bisa masuk. Nanti dianggap intervensi. Penyidik hanya menyiapkan fasilitas mediasi,” kata Joko.
Polisi mengedepankan pendekatan restoratif untuk memenuhi rasa keadilan kedua pihak.
Hal itu disampaikan menanggapi dugaan bantahan pengemudi BMW telah menabrak korban.
“Permasalahan sudah selesai secara kekeluargaan. Kami mengedepankan restoratif, artinya terpenuhinya rasa keadilan seseorang,” tambahnya.
Sebelumnya, mobil listrik berpelat nomor B 77 NRI yang dikemudikan AW melaju di Jalan Meruya Selatan dari utara ke selatan.
Sesampainya di depan Universitas Mercu Buana, mobil menabrak sepeda motor berpelat nomor B 6242 VDR yang dikendarai Sutiyo dari arah berlawanan.
Akibat tabrakan, Sutiyo mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Ia menjalani perawatan di RSUD Kembangan. Sepeda motornya rusak di sejumlah bagian.
Mobil BMW sempat menjadi sasaran amukan massa usai kejadian.
(Bayu S.)
