Penuh Haru dan Kreasi, SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang Lepas 72 Siswa Kelas VI
Suasana di Aula SMK Muhammadiyah Lumajang saat SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang melepas peserta didik kelas VI
Lumajang, satudetik.online – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti Aula SMK Muhammadiyah Lumajang saat SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang melepas peserta didik kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026, Sabtu (30/5/2026).
Para siswa diserahkan kembali kepada orang tua dan wali murid secara simbolis.
Mengusung tema “Memaksimalkan Budaya dengan Kreativitas Siswa”, acara ini menjadi panggung apresiasi bagi perjalanan enam tahun siswa di bangku sekolah dasar.
Ratusan wali murid, dewan guru, komite sekolah, pengawas pendidikan, serta tamu undangan hadir menyaksikan prosesi tersebut.
Acara dibuka tari tradisional siswa kelas I. Suasana semakin meriah saat siswa kelas VI memasuki aula melalui prosesi pawai pelepasan yang disambut tepuk tangan.
Beragam pentas seni ditampilkan: al-banjari, tari kreasi kelas IV, pencak silat, paduan suara, vokal, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa kelas V, hingga pembacaan puisi kelas VI.
Pentas ini membuktikan sekolah tidak hanya mengasah akademik, tetapi juga kreativitas dan cinta budaya.
Kepala SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang, Rara Widuri, menyampaikan rasa haru dan bangganya.
“Hari ini penuh haru sekaligus bahagia. Selama enam tahun kami membersamai anak-anak belajar dan tumbuh. Kini saatnya kami melepas mereka ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga memohon maaf atas kekurangan selama proses pembelajaran dan berharap ilmu, akhlak, serta kedisiplinan menjadi bekal siswa.
Ketua Komite, Hariyanto, menegaskan pendidikan terbaik lahir dari kolaborasi sekolah dan keluarga. Ia berpesan agar lulusan menghargai jasa orang tua dan guru, serta tidak takut gagal mengejar cita-cita.
“Teruslah melangkah. Setiap langkah kecil yang sungguh-sungguh akan membawa kalian ke cita-cita besar,” tuturnya.
Pengawas PAI, Jumadi, mengingatkan pentingnya menghormati guru dan belajar sepanjang hayat. Ia menekankan pembentukan karakter dan nilai keagamaan harus dilanjutkan orang tua di rumah.
Acara ditutup dengan hiburan lagu dari dewan guru, staf, dan komite, termasuk karya Roma Irama dan “Kemesraan”. Puncaknya, siswa, guru, dan orang tua bersalaman serta berfoto bersama dengan tangis haru.
Pelepasan tahun ini menegaskan bahwa pendidikan di SDN Citrodiwangsan 02 tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, serta memperkuat akar budaya dan nilai keagamaan. (har)
