Turun ke Sawah, Polsek Tempeh Kawal Ketahanan Pangan dari Akar Rumput
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satuderik.online – Jajaran Polsek Tempeh, Polres Lumajang, terus memperkuat dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Melalui peran sebagai Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, personel Polsek Tempeh aktif menyambangi lahan pertanian warga untuk menyerap aspirasi sekaligus melakukan mitigasi dini terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani pada musim tanam tahun ini, Senin (28/9/2026).
Aksi lapangan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Hendra Soegihartono, S.H. bersama Aipda Donny Fibrianto, S.H. Keduanya menemui langsung Mujiono, petani warga Dusun Kebonan, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh. Dalam dialog di area persawahan, petugas meninjau perkembangan tanaman jagung serta menggali informasi seputar kendala pasokan pupuk, obat-obatan, hingga alat pertanian.
Kapolsek Tempeh, AKP Syamsul Arifin, http://S.Pd., menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan komitmen nyata kepolisian dalam mengawal kedaulatan pangan nasional dari tingkat bawah.
"Program ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada para petani di wilayah binaan," ujar AKP Syamsul Arifin.
Ia menegaskan pentingnya mendengarkan suara dan masukan langsung dari pelaku sektor pertanian di lapangan agar hambatan produksi dapat diantisipasi sejak dini.
"Melalui interaksi langsung ini, personel Polisi Penggerak Ketahanan Pangan dapat memetakan berbagai kendala teknis maupun ketersediaan sarana produksi pertanian yang dialami warga," jelasnya.
Seluruh masukan dan aspirasi yang dihimpun petugas akan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk dijadikan bahan pertimbangan kebijakan sektor pertanian daerah.
"Aspirasi para petani akan kami teruskan kepada dinas terkait sebagai bahan masukan bagi pembuat kebijakan, sehingga solusi terbaik dapat segera dirumuskan demi mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan nasional," pungkasnya.(Bernad)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.