Kawal Asta Cita, Polsek Senduro Pantau Pertumbuhan Jagung Petani Lumajang
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online — Hamparan tanaman jagung milik warga menjadi salah satu titik yang terus dipantau jajaran Polsek Senduro, Polres Lumajang.
Bukan sekadar melihat kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga turun langsung mendampingi petani sebagai bagian dari pengawalan Program Asta Cita di sektor ketahanan pangan.
Pendampingan tersebut dilakukan dengan memantau perkembangan tanaman sekaligus berkomunikasi langsung dengan petani mengenai proses perawatan dan berbagai kendala yang ditemui selama masa tanam, Senin, 21 September 2026.
Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam menjaga produktivitas komoditas pangan.
"Kehadiran Bhabinkamtibmas di kebun jagung warga bertujuan untuk memberikan dorongan motivasi serta memastikan proses perawatan tanaman berjalan dengan baik demi hasil panen yang optimal," ujar AKP Wahono.
Menurutnya, pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap kondisi fisik tanaman. Personel juga berdialog dengan petani untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui persoalan yang muncul dalam pengelolaan lahan pertanian.
Dari komunikasi tersebut, berbagai kebutuhan dan kendala petani dapat diketahui lebih awal. Langkah itu dinilai penting agar proses budi daya jagung tetap berjalan dan potensi hasil panen dapat dipertahankan.
"Sinergi Polri dan masyarakat merupakan kunci penting. Kami siap mendampingi petani agar produksi komoditas pangan, khususnya jagung di wilayah Senduro, terus terjaga kualitasnya," jelasnya.
AKP Wahono berharap pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mendorong perkembangan sektor pertanian di Kecamatan Senduro. Selain mendukung ketersediaan pangan, produktivitas pertanian juga diharapkan mampu memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
"Harapan kami, penanaman jagung yang optimal ini dapat memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional," pungkasnya.(Bernad)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.