Polres Lumajang Kerahkan Alat Berat dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla 3 Hektare di TNBTS
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Anggota Polres Lumajang saat berjibaku padamkan api
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus digencarkan.
Polres Lumajang bersama tim gabungan menerjunkan puluhan personel dan armada taktis untuk memadamkan kobaran api di Blok Bantengan, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Selasa (20/10/2026).
Pemadaman yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menyasar area hutan dengan perkiraan luas lahan terdampak mencapai 3 hektare.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi menegaskan komitmen jajarannya dalam mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area konservasi lainnya.
“Kami menerjunkan 25 personel Polri yang berkolaborasi langsung di lapangan bersama 20 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dan 10 petugas TNBTS. Sinergi seluruh unsur ini sangat krusial agar penanganan titik api di Blok Bantengan dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” ujar AKBP Riki Yariandi.
Untuk menembus medan dan memaksimalkan pembasahan, tim gabungan mengoperasikan sejumlah kendaraan operasional serta perlengkapan pemadam. Armada yang dikerahkan meliputi 1 unit truk dinas Baglog Polres Lumajang sebagai pengangkut personel, 1 unit R4 Strada Polsek Senduro, 1 unit R4 Isuzu D-Max Sat Samapta Polres Lumajang, serta 1 unit R4 dan 1 unit R3 Trisida milik TNBTS.
Selain armada pengangkut, tim di lapangan juga memboyong 4 unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.000 liter beserta 4 unit alat semprot pemadam kebakaran untuk menyisir sisa bara api.
AKBP Riki menjelaskan penggunaan sarana pendukung dan tandon air skala besar sangat membantu efektivitas petugas di lokasi.
“Pengerahan kendaraan taktis pendukung pasokan air dan tandon berkapasitas 1.000 liter ini kami maksimalkan untuk menyemprot serta membasahi area yang terbakar. Berkat kerja keras seluruh tim di lapangan, luas area terdampak dapat dilokalisir di kisaran 3 hektare dan seluruh rangkaian kegiatan pemadaman berjalan aman serta lancar,” terangnya.
Meski pemadaman pada hari Selasa berjalan aman dan terkendali, Polres Lumajang memastikan pemantauan situasi di kawasan TNBTS Resort Ranupani akan terus dilakukan secara berkala. Perkembangan kondisi di lapangan juga dilaporkan secara berjenjang kepada Polda Jawa Timur.
Menutup keterangannya, Kapolres mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pengunjung kawasan TNBTS untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang memicu timbulnya titik api baru. Kami akan terus memantau perkembangan situasi karhutla ini secara intensif dan melaporkan update kondisi terkini pada kesempatan pertama,” pungkasnya.(Binar)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.