Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Yonif Teritorial Burno, Soroti Penyelesaian Lahan
Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saat di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Lumajang, Selasa 3/6/2025
Lumajang, satudetik.com - Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Lumajang, Selasa 3/6/2025. Peninjauan fokus pada kesiapan lahan dan dampak sosial ekonomi bagi warga sekitar.
Turut hadir Forkopimda Lumajang, Forkopimcam Senduro, pemerintah desa, TNI, Polri, Perhutani, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Kehadiran lintas sektor menegaskan pembangunan yonif tidak hanya berdimensi pertahanan, tetapi juga berdampak sosial ekonomi.
Pangdam menegaskan peninjauan bertujuan memastikan kondisi lapangan sesuai rencana. Ia menyoroti penyelesaian status lahan milik warga yang masuk area pembangunan.
"Kami cek langsung kondisi di lapangan dan kendala yang ada, terutama lahan warga yang terdampak.
Penyelesaiannya harus transparan dan komunikatif agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," ujar Rudy.
Ia meminta proses pembebasan lahan dilakukan terbuka dan disosialisasikan sejak awal.
Pendekatan komunikatif dinilai penting agar warga memahami manfaat dan konsekuensi pembangunan.
Selain aspek pertahanan, Pangdam menilai yonif teritorial akan menggerakkan ekonomi lokal.
Pengalaman di daerah lain menunjukkan kehadiran batalyon meningkatkan permintaan jasa, perdagangan, dan UMKM.
"Keberadaan yonif akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar. Mulai warung, jasa, sampai peningkatan infrastruktur penunjang," jelasnya.
Pembangunan Yonif Teritorial Burno merupakan bagian dari rencana pembentukan 17 batalyon di Jawa Timur.
Di Lumajang, batalyon ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Senduro-Burno.
Pangdam mengapresiasi dukungan Forkopimda, Perhutani, dan tokoh masyarakat selama proses persiapan. Sinergi semua pihak dinilai kunci agar pembangunan berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi warga.(Bernad)
