Optimalkan Dana DBHCHT, Disnaker Lumajang Bekali 20 Warga Keterampilan Kuliner
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online — Sebanyak 20 peserta mengikuti Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue berbasis unit kompetensi yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang.
Pelatihan tersebut berlangsung mulai 28 September hingga 17 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat agar memiliki bekal yang dapat diterapkan di dunia kerja maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.
Materi pelatihan diarahkan pada keterampilan pembuatan roti dan kue berbasis kompetensi. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga didorong untuk mampu menerapkan keterampilan secara produktif setelah pelatihan selesai.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang Subechan mengatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
"Pelatihan ini kami harapkan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan saja. Peserta juga bisa memanfaatkan kompetensi yang diperoleh untuk membuka peluang usaha maupun meningkatkan kesempatan kerja," ujar Subechan, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, bidang kuliner memiliki peluang yang dapat dikembangkan oleh masyarakat apabila didukung keterampilan yang memadai. Karena itu, pelatihan berbasis kompetensi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang lebih produktif dan memiliki kemampuan sesuai kebutuhan.
"Harapannya setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu mengembangkan keterampilannya secara mandiri, baik untuk bekerja maupun merintis usaha di bidang roti dan kue. Dengan begitu, pelatihan ini bisa memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas dan perekonomian masyarakat," ungkapnya.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dialokasikan melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pemerintah berharap dukungan anggaran tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat program peningkatan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan adanya pelatihan ini, 20 peserta diharapkan memiliki kompetensi yang dapat diterapkan secara langsung, sekaligus mampu melihat peluang di sektor kuliner sebagai salah satu alternatif untuk memperluas kesempatan kerja dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.(Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.