Maknai Kesaktian Pancasila, Pimpinan DPRD Lumajang Ingatkan Kekuatan di Balik Perbedaan
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Lumajang menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Pesan itu turut ditekankan DPRD Lumajang dalam upacara yang digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kamis (1/10/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Oktafiyani hadir dalam upacara yang berlangsung di Alun-Alun Lumajang tersebut. Peringatan tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Upacara dipimpin Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi selaku inspektur upacara. Hadir pula Bupati Lumajang Indah Amperawati, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, hingga mahasiswa.
Salah satu rangkaian penting dalam upacara tersebut yakni pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lumajang Eko Adis Prayoga dipercaya membacakan ikrar tersebut di hadapan peserta upacara.
Usai membacakan ikrar, Eko mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, nilai Pancasila harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari, terutama dalam menjaga kebersamaan di tengah masyarakat yang memiliki perbedaan.
"Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan bukan menjadi alasan untuk terpecah, justru menjadi kekuatan untuk membangun Lumajang bersama-sama," ujar Eko.
Ia menambahkan semangat persatuan menjadi semakin penting di tengah dinamika kehidupan masyarakat saat ini. Menurutnya, seluruh elemen memiliki peran untuk menjaga suasana yang aman, rukun, dan saling menghargai.
"Sebagai bagian dari lembaga DPRD, kami tentu memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga semangat kebersamaan. Pemerintah, DPRD, masyarakat, generasi muda, TNI, dan Polri harus berjalan bersama sesuai peran masing-masing," katanya.
Eko berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Lumajang bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan anggaran dan program, tetapi juga membutuhkan persatuan serta gotong royong.
Sementara itu, kehadiran Ketua DPRD bersama jajaran pimpinan DPRD dalam upacara tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga legislatif untuk terus memperkuat nilai kebangsaan. Semangat tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini yang menempatkan Pancasila sebagai pemersatu bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.