Literasi Digital Jadi Perisai, Lumajang Bangun Ketahanan Sosial dari Desa
Lumajang, Satudetik.online - Pemkab Lumajang menempatkan literasi digital sebagai infrastruktur ketahanan sosial. Fungsinya menjaga stabilitas masyarakat di tengah derasnya arus informasi.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam acara Indonesiagoid (IGID) Menyapa Lumajang. Kegiatan bertema “Guyub Rame, Jaga Info: Dari Desa untuk Indonesia” digelar di Graha Nagara Bhakti, Kantor BKPSDM, Rabu 10 Juni 2026.
Indah menyebut tantangan utama era digital bukan akses informasi. Tantangannya kemampuan masyarakat memilah, memahami, dan memverifikasi kebenaran informasi yang beredar cepat.
Menurutnya, literasi digital jadi fondasi ketahanan sosial modern. Tanpa itu, masyarakat rawan jadi korban disinformasi yang menggerus kepercayaan publik.
Pemkab menilai disinformasi dan manipulasi konten dapat melemahkan kohesi sosial. Risiko itu makin besar bila literasi masyarakat tidak memadai.
Karena itu, literasi digital dipandang sebagai kompetensi strategis. Cakupannya mengakses informasi, membaca konteks, menguji validitas sumber, dan memahami dampak sosialnya.
Indah menegaskan kualitas ruang publik digital ditentukan tingkat literasi warga. Penguatannya harus jadi agenda pembangunan sosial jangka panjang, bukan program sesaat.
Lewat penguatan berbasis komunitas dan desa, Pemkab menargetkan ekosistem informasi yang sehat dan tangguh. Tujuannya agar masyarakat adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan kohesi di akar rumput. (har)
