Sejumlah Fakta tentang Kecelakaan Truk Rem Blong di Jalur Tambang Kebondeli Candipuro, Ini Penjelasan Polisi
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu dan personel Satlantas saat di TKP, Kamis malam
Lumajang, satudetik.online – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk dan satu minibus terjadi di Jalan Umum Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada Rabu, 8 Oktober 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Tepatnya di jalur keluar tambang pasir Kebondeli.
Sebelumnya, satudetik.online memberitakan terdapat dua korban meninggal dunia berdasarkan keterangan warga di lokasi kejadian.
Pihak berwenang saat dihubungi belum dapat memberikan keterangan karena masih berada di tempat kejadian perkara (TKP).
"Masih di TKP," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, saat dikonfirmasi satudetik.online.
Data terbaru hasil olah TKP dari Ipda Dendy Cucu menyebut bahwa kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan, yaitu Truk Hino warna hijau Nopol DK-9654-WL, Truk Mitsubishi warna kuning Nopol N-9733-UT, dan Toyota New Avanza warna silver metalik Nopol P-1837-AI.
Berikut sejumlah fakta yang dihimpun:
1. Kronologi Rem Blong
Berdasarkan data Satlantas Polres Lumajang, semula Truk Hino DK-9654-WL berjalan dari arah barat ke timur. Saat melintas di jalan menurun, truk mengalami kerusakan pada rem (rem blong) dan menabrak Truk Mitsubishi N-9733-UT yang berada di depannya.
Setelah menabrak, Truk Hino oleng ke kiri, terbalik, dan menabrak Toyota Avanza P-1837-AI yang datang dari arah berlawanan, yakni timur ke barat.
2. Sempat Lumpuhkan Jalur Dampit–Lumajang
Benturan keras tersebut menimbulkan kepulan debu tebal dan membuat Truk Hino menutup hampir seluruh badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalur Dampit–Lumajang lumpuh total hingga pukul 16.34 WIB dengan antrean kendaraan mengular.
3. Tidak Ada Korban Meninggal ?
Saat berita ini dituli, polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa ini. Total terdapat tiga korban luka.
Namun kemudian Ipda Dendy melalui pesan suara menyebut korban meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
- Truk Hino DK-9654-WL: Pengemudi M.A.F. (28), warga Pasirian, mengalami luka berat pada kepala, badan, dan kaki. Penumpang E.Y.N.L. (25), warga Tempeh, mengalami luka berat pada kepala dan badan. Keduanya dibawa ke RSUD Pasirian.
- Truk Mitsubishi N-9733-UT: Pengemudi B.L. (45), warga Candipuro, mengalami patah tulang pada kedua tangan dan dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang.
- Toyota Avanza P-1837-AI: Pengemudi N. (46), warga Bondowoso, tidak mengalami luka.
Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50.000.000.
4. Analisis dan Penanganan Polisi
Pengemudi Truk Hino dinilai kurang waspada saat melintasi jalan menurun dan mengalami rem blong sehingga menjadi penyebab kecelakaan.
Petugas piket laka dan Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang telah mendatangi dan melakukan olah TKP, mencari saksi, mengevakuasi dan mengamankan barang bukti, serta meminta visum.
Jalur keluar tambang Kebondeli sendiri memang dikenal rawan kecelakaan. Pertemuan antara jalur tanah pertambangan dengan jalan raya beraspal sering meninggalkan ceceran pasir yang membuat permukaan jalan menjadi licin.(Jimmy)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.
