Kapolres Lumajang Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Pasar Gedang Ranuyoso
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., saat turun langsung di kawasan Pasar Gedang, Kecamatan Ranuyoso,
Waktu baca sekitar 3 menit
Lumajang, satudetik.online - Aktivitas pasar pada pagi hari menjadi perhatian serius jajaran Polres Lumajang. Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung memimpin kegiatan poros pagi di kawasan Pasar Gedang, Kecamatan Ranuyoso, untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi kemacetan di jalur utama tersebut.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 WIB itu menyasar kawasan pasar yang ramai oleh aktivitas pedagang, pembeli, pejalan kaki, serta kendaraan yang melintas. Aktivitas jual beli di tepi jalan dan kendaraan yang keluar-masuk area pasar menjadi perhatian petugas dalam mengatur pergerakan lalu lintas.
Kapolres bersama personel Polres Lumajang dan Polsek Ranuyoso tampak melakukan pengaturan kendaraan, membantu pejalan kaki menyeberang, serta mengawasi kondisi jalan di sekitar pasar. Kehadiran petugas di lokasi diharapkan dapat mencegah penumpukan kendaraan pada jam sibuk pagi hari.
AKBP Riki Yariandi mengatakan pengaturan lalu lintas pada pagi hari merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama di titik-titik yang memiliki aktivitas tinggi. Jalur Ranuyoso dinilai penting karena menjadi salah satu akses transportasi yang menghubungkan Lumajang dengan wilayah sekitarnya.
"Kehadiran personel kepolisian di lapangan pada pagi hari adalah wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Jalur Ranuyoso ini merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Lumajang dengan wilayah sekitarnya, sehingga kelancaran arus lalu lintas di area pasar tumpah ini menjadi prioritas utama kami," ujar AKBP Riki Yariandi, Senin (19/10/2026).
Selain mengatur kendaraan, petugas juga memberikan imbauan secara persuasif kepada pedagang dan pengguna jalan agar tidak menggunakan bahu jalan untuk berjualan maupun parkir. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ruang gerak kendaraan dan mencegah aktivitas di sekitar pasar menghambat arus lalu lintas.
"Kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif. Kami mengimbau para pedagang maupun pengguna jalan agar memiliki kesadaran bersama untuk tidak memanfaatkan bahu jalan sebagai tempat berdagang atau parkir liar. Lapak atau kendaraan yang memakan bahu jalan sedikit saja sudah cukup untuk memicu efek domino kemacetan," jelasnya.
Menurut Kapolres, kegiatan poros pagi tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pasar. Kehadiran polisi di tengah keramaian diharapkan membuat pedagang, pembeli, dan pengguna jalan merasa lebih aman saat beraktivitas.
"Langkah ini tidak hanya sekadar mengurai kepadatan lalu lintas, tetapi juga sebagai upaya preventif mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kejahatan jalanan di pusat keramaian. Kami ingin memastikan masyarakat yang sedang beraktivitas di pasar maupun pengguna jalan yang melintas merasa tenang dan terlindungi," pungkasnya.
Polres Lumajang mengajak pedagang dan pengguna jalan untuk ikut menjaga ketertiban dengan mematuhi aturan, tidak berjualan di bahu jalan, serta memarkir kendaraan pada tempat yang tidak mengganggu arus lalu lintas. Kesadaran bersama dinilai penting agar aktivitas ekonomi di Pasar Gedang tetap berjalan tanpa menghambat mobilitas masyarakat. (Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.