FEKATI Jatim Gelar Gashuku dan Ujian Sabuk Hitam untuk Tingkatkan Kualitas Karate Tradisional
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Praktisi karate tradisional melakukan tradisi sebelum memulai acara
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online – Federasi Karate Tradisional Indonesia (FEKATI) menggelar gashuku dan ujian kenaikan sabuk hitam di Hall BKPSDM Lumajang, 2-4 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari beberapa daerah, seperti Surabaya, Malang, Lumajang, Jember, dan daerah lainnya.
Dalam kegiatan ini, FEKATI tidak hanya menggelar gashuku dan ujian sabuk hitam, tetapi juga sertifikasi wasit juri, sertifikasi pelatih, dan sertifikasi penguji.
Ketua Pengurus Daerah (Pengda) FEKATI Jawa Timur selaku tuan rumah, Sensei Rommy Ardianto, mengatakan kegiatan tersebut sangat penting bagi perkembangan karate tradisional di Jawa Timur.
"Dengan kegiatan ini, harapannya semua praktisi karate tradisional di Jawa Timur memiliki kompetensi setelah mengikuti sertifikasi. Ke depan, dengan sumber daya yang dimiliki, perkembangan karate tradisional bisa semakin maju dan berkualitas," ujar Rommy.
Rommy menambahkan, semua wasit juri yang tersertifikasi melalui kegiatan tersebut sengaja dipersiapkan untuk bertugas dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Tradisional FEKATI Jawa Timur yang akan digelar di Jember, Desember 2026 mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) FEKATI Sensei Kurnia Mardianto mengatakan kegiatan yang diinisiasi FEKATI Pengda Jatim tersebut sangat bagus agar regenerasi praktisi karate tradisional yang berkualitas bisa berjalan.
"Jawa Timur yang kita ketahui merupakan salah satu pengda yang semangatnya patut diacungi jempol. PP FEKATI berharap Jawa Timur tidak hanya memiliki atlet berkualitas, melainkan juga memiliki wasit-wasit yang berkualitas. Maka ke depan, Jawa Timur harus menjaga semangatnya agar tetap bisa menjadi barometer karate tradisional Indonesia," tambahnya.(Ferry)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.