Viral Jepang Bayar Rp500 Juta ke Desa, Ini Syarat Lengkap dan Faktanya
Suasana rumah pedesaan di Jepang
Jakarta, satudetik.online – Sebuah informasi bahwa Pemerintah Jepang menawarkan insentif hingga Rp500 juta bagi siapa saja yang mau pindah dan menetap di daerah pedesaan kembali viral di media sosial.
Dalam unggahan itu disebutkan, insentif diberikan untuk merevitalisasi desa yang sepi akibat penurunan populasi. Benarkah demikian?
Program ini bernama "Regional Revitalization Support Grant"atau (Program Dukungan Revitalisasi Daerah).Program ini digulirkan pemerintah pusat Jepang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengatasi kepadatan di Tokyo dan krisis populasi di daerah.
Berikut ini tinciannya :
1. Besaran Dana
Dana diberikan kepada orang yang pindah dari wilayah Tokyo Metropolitan Area ke daerah lain di Jepang.
- Keluarga: 3 juta Yen
- Lajang: 1 juta Yen
- Tambahan: 3 juta Yen untuk setiap anak di bawah 18 tahun
Jika dihitung, 1 keluarga dengan 2 anak bisa mendapat sekitar 9 juta Yen atau sekitar Rp950 juta. Angka "4,8 juta Yen ≈ Rp500 juta" yang viral biasanya untuk keluarga dengan 1 anak.
2. Syarat Utama
- Sudah tinggal di area Tokyo minimal 5 tahun terakhir
- Bersedia pindah dan tinggal di daerah tujuan minimal 5 tahun. Jika kurang dari 5 tahun pindah lagi, dana harus dikembalikan
- Bekerja di perusahaan lokal, membuka usaha, atau bekerja jarak jauh untuk perusahaan di luar daerah tersebut
3. Siapa yang Bisa Daftar?
Program ini awalnya untuk warga negara Jepang. Namun warga negara asing termasuk WNI juga bisa ikut, dengan catatan sudah memiliki visa tinggal/kerja di Jepang dan memenuhi syarat bekerja di daerah tujuan.
4. Lokasi Sasaran
Berlaku di prefektur yang mengalami penurunan populasi, seperti Hokkaido, Fukui, Nagano, Shimane, Kochi, dan daerah lain di luar Tokyo.
Program ini bukan "bagi-bagi uang gratis". Tujuannya jelas: menghidupkan kembali ekonomi desa dan pemerataan populasi di Jepang.
Untuk informasi resmi dan pendaftaran, dapat dicek di situs Ministry of Internal Affairs and Communications Jepang dan situs pemerintah daerah tujuan.(Binar-Bayu S)
