DPR Usul Dana MBG Disalurkan Langsung ke Orang Tua Siswa
Ilustrasi
Jakarta, satudetik.online – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG kembali jadi bahan diskusi setelah Anggota Komisi XIII DPR RI, Rapidin Simbolon, mengajukan ide agar dana program itu diberikan langsung kepada ibu atau wali murid.
Usulan tersebut muncul menyusul temuan DPR di sejumlah daerah. Banyak makanan dari MBG yang tidak habis dikonsumsi siswa dan akhirnya terbuang. Rapidin menilai sistem distribusi makanan siap saji di sekolah masih menimbulkan masalah di lapangan.
Menurutnya, penyaluran dana secara tunai kepada ibu siswa akan membuat pengelolaan asupan gizi anak lebih luwes. Orang tua dianggap lebih memahami kondisi dan kebutuhan keluarga masing-masing.
Timbulkan pro kontra
Gagasan DPR ini langsung memicu perdebatan di masyarakat.
Kelompok yang setuju berpendapat makanan anak bisa lebih sesuai selera dan kebutuhan harian jika disiapkan sendiri di rumah. Sementara pihak yang menolak khawatir jika dana dialihkan menjadi uang tunai, pengawasan penggunaannya akan lebih sulit dilakukan.
Di sisi lain, skema penyediaan makanan langsung di sekolah selama ini dinilai memiliki kontrol yang lebih jelas. Pemerintah dapat memastikan kandungan gizi, komposisi menu sehat, hingga standar kebersihan sebelum makanan dikonsumsi siswa.
Dorongan agar lebih selektif
Rapidin juga meminta agar MBG dijalankan dengan lebih selektif dan tepat sasaran. Berdasarkan perkiraannya, sekitar 30 persen penerima saat ini berasal dari keluarga yang secara ekonomi mampu dan kebutuhan gizinya sudah terpenuhi.
“Anggaran untuk kelompok ini sebaiknya dialihkan ke sektor lain yang lebih mendesak, misalnya untuk perbaikan gedung sekolah yang rusak,” kata Rapidin.
Ia menegaskan, penyaluran yang lebih terarah akan membuat anggaran MBG lebih efisien sekaligus memberi manfaat maksimal bagi siswa yang benar-benar membutuhkan. (Bayu) .
