• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
LumajangHukum & Kriminalitas

Dirazia Aparat Gabungan, Begini Hasil Tes Urine Pengunjung Hiburan Malam di Lumajang

PENULIS: Bernad
EDITOR: Teguh Eko Januari
2 jam yang lalu
1004 VIEWS
Dengarkan BeritaAudio AI

Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis

Dirazia Aparat Gabungan, Begini Hasil Tes Urine Pengunjung Hiburan Malam di Lumajang

Lumajang, satudetik.online - Pengawasan potensi penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam di Lumajang kembali diperketat. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang menggelar razia di dua lokasi hiburan malam, Rabu (14/10/2026) malam hingga Kamis dini hari.

Sebanyak 12 pengunjung menjalani tes urine mendadak, hasilnya seluruhnya negatif narkotika.

Dua lokasi yang menjadi sasaran yakni Lamoza Cafe di Jalan Lintas Timur (JLT), Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, serta Vision Vista di Jalan Sastrodikoro, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang. Petugas menyisir kedua tempat untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika sekaligus mempersempit ruang gerak peredaran gelap barang terlarang.

Razia tidak hanya menyasar pengunjung. Petugas juga melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan, termasuk terhadap pemandu lagu, serta memberikan perhatian pada aktivitas di lingkungan tempat hiburan malam.

Sejumlah pengunjung dipilih secara acak untuk menjalani tes urine menggunakan alat drug abuse test kit.

Kasatresnarkoba Polres Lumajang Iptu Dwi Sugiyanto mengatakan 12 orang menjalani pemeriksaan urine dalam operasi tersebut. Mereka terdiri atas delapan laki-laki dan empat perempuan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sampel dinyatakan negatif narkotika.

"Dalam kegiatan razia malam ini, kami melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap 12 orang pengunjung tempat hiburan. Rinciannya delapan laki-laki dan empat perempuan.

Dari seluruh sampel yang kami periksa, hasilnya bersyukur menunjukkan negatif narkotika," ungkap Dwi, Kamis (15/10/2026).

Meski tidak menemukan indikasi penggunaan narkotika pada 12 orang yang dites, kepolisian menegaskan pengawasan tidak akan berhenti.

Hasil negatif tersebut menjadi catatan dari pemeriksaan terhadap orang yang diperiksa pada malam itu, bukan jaminan seluruh aktivitas di tempat hiburan malam bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Karena itu, razia berkala dan pemeriksaan acak dinilai penting sebagai langkah pencegahan. Selain mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pengawasan terhadap lokasi keramaian yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas terkait narkotika.

Dwi menjelaskan, operasi dilaksanakan berdasarkan perintah lisan Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Timur tertanggal 13 Oktober 2026, sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam. Sebelum bergerak ke lokasi, personel gabungan mengikuti apel pengarahan di halaman Mapolres Lumajang yang dipimpinnya.

Dalam pengarahan tersebut, personel diminta menjalankan pemeriksaan secara profesional, humanis, dan tegas. Pendekatan itu diperlukan agar penegakan hukum tetap sesuai prosedur sekaligus menjaga ketertiban selama operasi.

"Operasi gabungan ini dilaksanakan berdasarkan perintah lisan Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim tertanggal 13 Oktober 2026 terkait antisipasi penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam. Kami ingin memastikan bisnis hiburan di Lumajang berjalan sesuai aturan tanpa ada praktik peredaran gelap narkoba," jelasnya.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada pengunjung dan pengelola tempat hiburan malam mengenai bahaya narkotika serta konsekuensi hukum akibat penyalahgunaan maupun peredarannya.

Pengelola diminta tidak menutup mata apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan usahanya.

"Pencegahan narkoba butuh kerja sama semua pihak. Kami mengimbau pengelola tempat hiburan dan masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga Lumajang agar tetap bersih, aman, dan bebas dari ancaman bahaya narkotika," pungkasnya. (Bernad)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.

Kembali ke Indeks

Berita Terkait

Rekomendasi Redaksi

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami