6 Dapur MBG di Lumajang Disetop Sementara Usai Dugaan Ulat di Menu Siswa
Ilustrasi
Lumajang, satudetik.online – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 6 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang.
Salah satu dapur yang disetop adalah SPPG Pasirian Madurejo milik Yayasan Almulk Mustofa Barokah.
Dapur itu disorot publik setelah menu MBG di SDN 02 Madurejo diduga mengandung ulat pada 7 Mei 2026.
Foto dan video temuan tersebut sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran orang tua.
Kepala Satuan Pelaksana SPPG Lumajang, Della Ayu Faradhika, membenarkan penghentian tersebut.
"Iya benar, SPPG Lumajang Pasirian Madurejo salah satunya," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (2/6/2026).
BGN belum merinci pelanggaran yang menjadi dasar penutupan 6 SPPG itu.
Batas waktu suspensi dan syarat agar dapur bisa beroperasi kembali juga belum diumumkan.
Penghentian ini menunjukkan BGN tidak mengambil risiko soal keamanan pangan. Sekaligus menjadi momentum evaluasi menyeluruh rantai penyediaan MBG, mulai dari pengawasan bahan baku, penyimpanan, distribusi, hingga kompetensi SDM dapur.
Pengamat menilai keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi dari jaminan keamanan makanan yang dikonsumsi anak setiap hari.
Satu kasus kontaminasi saja dapat menggerus kepercayaan publik.
Masyarakat kini menunggu hasil evaluasi dan transparansi langkah perbaikan dari BGN agar program MBG benar-benar menyajikan makanan yang aman, sehat, dan layak bagi siswa. (Bernad)
