Efisiensi BBM, Bupati Lumajang Minta Kepala OPD Pakai Mobil Pribadi untuk Dinas Dalam Kota
Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati saat diwawancarai
Lumajang, Satudetik.online - Bupati Lumajang Indah Amperawati menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggunakan kendaraan pribadi untuk perjalanan dinas dalam kota. Kebijakan itu diambil untuk efisiensi anggaran menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi dan pemangkasan anggaran perjalanan dinas.
“Yang jelas kepala OPD akan banyak berkorban menggunakan kendaraan pribadi untuk keliling dalam kota,” kata Indah di Lumajang, Rabu, 10 Juni 2026.
Pemerintah Kabupaten Lumajang tidak akan membiayai penggunaan kendaraan pribadi tersebut. Kebijakan ini diterapkan setelah harga Pertamax 92 naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara harga Pertamina Dex berada di kisaran Rp24.800 per liter.
Pemkab juga menghadapi pemangkasan anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen dari alokasi awal. Kondisi itu membuat ruang fiskal terbatas, terutama untuk kebutuhan operasional aparatur.
Untuk dinas luar daerah, Indah meminta kepala OPD lebih selektif memilih agenda yang wajib dihadiri.
“Sepanjang itu sangat penting harus dihadiri,” ujarnya.
Upaya penghematan sebenarnya sudah dilakukan sebelum harga BBM naik. Namun kenaikan Pertamax 92 menambah beban anggaran yang sudah mepet.
“Selama ini juga sudah berhemat, cuman akhirnya banyak kegiatan yang berkurang,” kata Indah.
Bupati memastikan efisiensi ini tidak mengganggu pelayanan publik. Pemkab Lumajang tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.
Dalam waktu dekat, Pemkab akan berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri untuk mencari solusi dampak kenaikan BBM dan pemangkasan anggaran perjalanan dinas.
“Kami akan lakukan konsultasi ke Mendagri untuk masalah ini, tapi insyaallah pemerintahan tetap berjalan dengan baik, pelayanan berjalan dengan baik,” ujar Indah. (har)
