• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
LumajangViral

BPBD Lumajang Luruskan Hoaks Erupsi Dahsyat Semeru, Warga Diminta Cek Info Resmi

PENULIS: Hariyanto
EDITOR: Teguh Eko Januari
12 Juni 2026
455 VIEWS
BPBD Lumajang Luruskan Hoaks Erupsi Dahsyat Semeru, Warga Diminta Cek Info Resmi

Lumajang, satudetik.online - BPBD Kabupaten Lumajang meminta warga tidak mudah percaya kabar "letusan dahsyat Semeru" yang viral di media sosial. Informasi soal kepanikan massal dan kerusakan permukiman tidak sesuai data resmi.

Imbauan disampaikan setelah banyak konten di medsos menampilkan kondisi Gunung Semeru berbeda dari laporan PVMBG.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho menegaskan warga harus merujuk info dari sumber resmi.

"Rujuk data dari PVMBG, Badan Geologi, BPBD, BNPB, atau pemerintah daerah. Jangan panik, tetap waspada dan ikuti rekomendasi," kata Isnugroho, Kamis 11/6/2026.

Hasil cek BPBD pada laporan PVMBG 10–11 Juni 2026 menunjukkan status Semeru masih Level III atau Siaga.

Tanggal 10 Juni pukul 06.00–12.00 WIB tercatat 7 kali letusan. Tinggi kolom abu 500–1.000 meter di atas puncak.

Tanggal 11 Juni pukul 00.00–06.00 WIB teramati 2 kali letusan. Tinggi kolom abu 500–600 meter.

PVMBG tidak melaporkan banjir lahar besar, kerusakan permukiman, atau kenaikan status. Tidak ada dampak luar biasa seperti disebut di medsos.

Meski aman, warga dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 km dari puncak.

Warga juga diminta waspada awan panas guguran, aliran lava, dan lahar di sungai berhulu Semeru saat hujan deras.

Isnugroho menyebut kemampuan memilah info jadi bagian penting mitigasi bencana. Info hoaks hanya memicu kepanikan tidak perlu.

"Periksa sumber sebelum share. Info benar bantu keputusan tepat. Info hoaks bikin resah," ujarnya.

BPBD mengajak warga pantau aktivitas Semeru lewat kanal resmi PVMBG, Badan Geologi, BNPB, dan BPBD.

Sikap tenang, waspada, dan tidak mudah termakan hoaks jadi kunci kesiapsiagaan masyarakat.(Har)

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami