Bakar Gaduk Tebu, Api Mendadak Menjalar Diterjang Angin Kencang hingga Tohir Terbakar
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Kondisi Lahan terbakar dan Korban
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online — Api yang semula sengaja dinyalakan untuk membakar sisa panen tebu mendadak tak terkendali. Tiupan angin kencang membuat kobaran api merambat ke lahan tebu yang belum dipanen hingga membahayakan warga yang berusaha memadamkannya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/9/2026). Seorang warga bernama Tohir (50), warga desa setempat, dilaporkan mengalami luka bakar dalam kejadian tersebut.
Sebelum kejadian, Tohir bermaksud membersihkan lahan dengan cara membakar gaduk atau sisa tanaman tebu yang telah dipanen. Lahan tersebut diketahui berada di dekat lahan milik Mardi, Martono, Saiful dan Marsono.
Situasi berubah ketika angin bertiup cukup kencang. Api yang awalnya berada di lahan sisa panen kemudian merembet ke sisi kanan dan kiri hingga menyambar tanaman tebu yang masih berdiri dan belum dipanen.
Melihat kobaran api semakin meluas, Tohir berusaha memadamkannya. Namun derasnya angin membuat api sulit dikendalikan. Dalam upaya tersebut, kondisi Tohir mulai kelelahan hingga akhirnya terdampak kobaran api dan mengalami luka bakar.
Biden, warga setempat, mengatakan api cepat menjalar karena kondisi angin saat kejadian cukup kencang. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha membantu menangani api.
“Anginnya cukup kencang, sehingga api cepat menjalar. Warga langsung berusaha membantu setelah mengetahui api mulai meluas,” ujar Biden.
Peristiwa ini menunjukkan risiko pembakaran sisa tanaman tebu ketika kondisi cuaca tidak mendukung. Api yang awalnya hanya ditujukan untuk membersihkan sisa panen dapat dengan cepat meluas ketika diterpa angin, terlebih di sekitar lahan masih terdapat tanaman tebu yang belum dipanen.
Hingga berita ini ditulis, Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto belum memberikan respons atas konfirmasi yang disampaikan satudetik.online terkait kejadian tersebut. Konfirmasi juga telah dilakukan kepada M Zaenuri, Danru Pemadam Kebakaran (PMK) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang, namun belum mendapat respons. (Bernad)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.