• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •
Hukum & Kriminalitas

Aksi Curanmor Terekam CCTV di Perbatasan Candipuro–Pasirian, Warga Resah dan Minta Polisi Bertindak Cepat

PENULIS: Bernad
EDITOR: Teja Ripta
7 Mei 2026
499 VIEWS
Aksi Curanmor Terekam CCTV di Perbatasan Candipuro–Pasirian, Warga Resah dan Minta Polisi Bertindak Cepat

Detik-detik maling motor melakukan aksinya

Lumajang, satudetik.online – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang.

Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kebonsari, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, tepat di perbatasan wilayah Pasirian, pada Kamis (7/5/2026).

Detik-detik aksi pelaku terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dalam rekaman tersebut terlihat dua orang pelaku datang dengan gerak-gerik mencurigakan sebelum akhirnya berhasil membawa kabur sebuah sepeda motor jenis Honda CRV warna hitam merah milik warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pencurian berlangsung sangat cepat.

Salah satu pelaku diduga berperan sebagai eksekutor, sementara rekannya berjaga tidak jauh dari lokasi untuk memantau situasi sekitar.

Ninin, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan, saat peristiwa berlangsung kondisi lingkungan relatif sepi dan hanya ada satu kendaraan yang diparkir di lokasi. Motor korban juga dalam keadaan terkunci setang.

“Kejadiannya cepat pak, pelaku beraksi dengan temannya yang menunggu tak jauh dari lokasi, itu sesuai dengan rekaman CCTV,” ungkap Ninin.

Warga menduga para pelaku sudah mengincar lokasi sebelumnya karena aksi mereka terlihat terorganisir dan minim kepanikan.

Rekaman CCTV kini menjadi salah satu bukti penting yang diharapkan dapat membantu pihak kepolisian mengidentifikasi pelaku.

Kasus curanmor yang kembali terjadi ini menambah keresahan masyarakat, khususnya warga di wilayah Candipuro dan Pasirian yang belakangan mengaku mulai khawatir memarkir kendaraan di area terbuka tanpa pengawasan.

Mistoyib, warga Desa Jarit lainnya, berharap aparat kepolisian segera bergerak cepat mengungkap kasus tersebut dan meningkatkan patroli keamanan di wilayah rawan pencurian kendaraan.

“Kami berharap polisi bisa segera mengungkap pelakunya, karena kejadian seperti ini sangat meresahkan warga,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pelaku maupun perkembangan penyelidikan.

Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda, serta memastikan kendaraan diparkir di tempat aman guna mengantisipasi aksi kejahatan serupa. (Bernad)