Dibalik Viralnya Mas Bahlil Ganteng, Dari LPG 3 Kg hingga "Matikan Kompor": 8 Kontroversi Bahlil Saat Jadi Menteri
Lukisan Bahlil Lahadalia
satudetik.online - Ramainya netizen memperbincangkan Bahlil Lahadalia, tidak terlepas dari pernyataan-pernyataannya yang kontroversial.
Sebelum ramainya lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, banyak pernyataan Bahlil yang jadi perbincangan netizen.
Berikut pernyataan-pernyataan kontroversial Bahlil saat menjabat menteri:
1. Larangan pengecer LPG 3 kg - Januari 2025
Sebagai Menteri ESDM, Bahlil melarang pengecer/warung menjual gas melon bersubsidi dengan alasan banyak yang menjual di atas HET Rp16.000 dan tidak terdata.
Akibatnya warga antre panjang di pangkalan resmi, sedangkan pengecer kecil kehilangan mata pencaharian.
Kebijakan ini dicabut beberapa hari kemudian karena menimbulkan kegaduhan.
2.Klaim investasi asing di IKN - 2023-2024
Sebagai Menteri Investasi, Bahlil berulang kali mengklaim investasi asing Rp200–300 triliun telah masuk ke IKN.
Publik dan media menuntut bukti konkret serta transparansi karena klaim tersebut tidak disertai rincian investor, proyek, dan realisasi fisik yang jelas.
3. Pernyataan tentang pekerja Indonesia - 2023
Dalam forum investasi, Bahlil menyatakan tenaga kerja Indonesia belum siap bekerja di perusahaan berstandar internasional karena terlalu banyak beristirahat.
Pernyataan itu dianggap merendahkan pekerja lokal dan menuai protes dari serikat buruh serta netizen.
4. Tudingan "campur tangan asing" di Rempang - 2023
Saat konflik warga dengan proyek Rempang Eco City, Bahlil menuding adanya pihak asing yang mengompori penolakan warga.
Pernyataan itu disampaikan tanpa disertai bukti atau data lembaga asing yang dimaksud.
5. Kebijakan ormas kelola tambang - 2024
Bahlil menjadi penggagas PP yang memberi prioritas izin usaha pertambangan kepada ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah.
Ia beralasan kebijakan itu merupakan arahan Presiden Jokowi untuk redistribusi aset agar tidak dikuasai segelintir elite.
Kebijakan ini dikritik rawan konflik kepentingan dan politisasi agama.
6. Izin tambang PT Gag Nikel di Raja Ampat - 2025
Setelah menjabat Menteri ESDM, Bahlil memberi izin operasi PT Gag Nikel di kawasan wisata Raja Ampat.
Awalnya ia menyatakan aktivitas hanya untuk audit dan evaluasi. Pada Juni 2025 pemerintah mencabut empat izin, sementara izin Gag Nikel dibekukan untuk evaluasi.
Tiga bulan kemudian izin itu dibuka kembali setelah pengkajian lintas kementerian.
7. Wacana Pertalite dicampur etanol 5% - 2024
Bahlil menyampaikan pemerintah tengah mengkaji Pertalite E5, yaitu Pertalite yang dicampur bioetanol 5% dari tebu/molase.
Tujuannya mengurangi impor BBM, menyerap hasil pertanian petani tebu, dan menurunkan emisi karbon.
Wacana ini memicu kekhawatiran kenaikan harga, kerusakan mesin kendaraan lama, serta ketersediaan etanol. Hingga 2026 uji coba masih terbatas dan belum menjadi BBM harian nasional.
8. Imbauan "matikan kompor kalau sudah matang" - Maret 2026
Dalam konferensi pers di Colomadu, Karanganyar, Bahlil mengimbau masyarakat menghemat LPG dengan mematikan kompor setelah masakan matang.
Imbauan itu viral dan menjadi meme "Dosen Perkomporan Nasional". Bahlil menegaskan maksudnya ajakan efisiensi energi nasional karena harga minyak dunia naik akibat konflik Timur Tengah.
Banyak pernyataan dan kebijakan Bahlil saat menjabat menteri yang berniat efisiensi dan hilirisasi, tetapi cara penyampaian serta eksekusinya kerap memicu perdebatan publik.***
