22 Karateka FEKATI Jatim Lulus Ujian Sabuk Hitam, Dua Siswa Asal Lumajang Jadi Terbaik
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Mevlana dan Naufal, dua lulusan terbaik penyandang sabuk hitam DAN I Karate Tradisional
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online — Sebanyak 22 karateka dari Federasi Karate Tradisional Indonesia (FEKATI) Jawa Timur berhasil meraih gelar sabuk hitam setelah mengikuti ujian yang berlangsung di Aula BKPSDM Lumajang, Sabtu (4/10/2026).
Dalam ujian tersebut, dua karateka asal Lumajang dinobatkan sebagai lulusan terbaik.
Kedua lulusan terbaik tersebut adalah Naufal Hisyam Akhillah, siswa SMAN 1 Lumajang, dan Mevlana El Syah Sinaro, siswa PKBM Berkobbar Kenongo, Gucialit. Keduanya berhak menyandang sabuk hitam DAN I.
Keduanya berhasil menunjukkan keunggulan dalam berbagai aspek yang diujikan, meliputi pengetahuan teori karate, keterampilan teknik, serta kekuatan mental dan kedisiplinan. Mereka menerima pengakuan atas dedikasi dan kerja keras dalam meraih prestasi tersebut.
Ketua Pengurus Daerah (Pengda) FEKATI Jawa Timur Sensei Rommy Ardianto menyampaikan selamat kepada para peserta. Ia menyebut seluruh peserta ujian sabuk hitam telah menjalani gashuku dan semua tahapan selama tiga hari sebagai syarat mengikuti ujian.
"Selamat untuk yang sudah dinyatakan lulus dan meraih nilai terbaik, jadikan ini sebagai motivasi untuk lebih semangat lagi dalam berlatih karate," ujar Rommy.
Sementara itu, perwakilan KORMI Lumajang Dr. Muchammad Taufiq, S.H., M.H., CLMA, dalam sambutan pada penutupan acara memberikan ucapan selamat dan motivasi kepada peraih penghargaan serta berpesan agar tetap semangat dan bersatu dalam mengembangkan karate tradisional.
"Karate tradisional bukan hal baru di Lumajang. Kami sudah lama bersinergi dalam membersamai anak-anak meraih prestasi. Selamat ya yang sudah menunjukkan perjuangan untuk meraih yang terbaik. Semoga FEKATI tambah solid untuk memberikan dampak positif pada perkembangan olahraga beladiri di Lumajang," tambahnya.
Seluruh karateka tradisional yang berhasil meraih sabuk hitam tersebut kini siap melanjutkan perjalanan di dunia karate dengan harapan mampu berkontribusi dalam pengembangan seni bela diri tersebut serta menjadi teladan bagi generasi berikutnya.(Ferry)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.