Pecahkan Kutukan 24 Tahun, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti Dramatis
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Lumajang, satudetik.online — Penantian panjang 24 tahun berakhir. Timnas Indonesia resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai menaklukkan Thailand lewat drama adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.
Laga final yang disaksikan Presiden FIFA tersebut berlangsung dramatis hingga 120 menit, sebelum akhirnya ditentukan lewat titik putih, seperti yang terekam dalam video detik-detik kemenangan Garuda.
Jalannya Pertandingan Final
Indonesia yang tampil sebagai juara Grup A menghadapi Thailand juara Grup B. Kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Indonesia unggul lebih dulu lewat eksekusi tendangan bebas Dean James pada menit ke-84. Namun, Thailand yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-82 setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua, mampu menyamakan kedudukan lewat Iklas Sanron pada menit ke-87.
Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit, sehingga laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Pada masa extra time, kedua tim kembali mencetak gol sehingga skor menjadi 2-2 hingga 120 menit. Pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam drama tos-tosan tersebut, kiper Emil Audero yang mengenakan nomor punggung 1 tampil sebagai pahlawan. Tepisannya membuat Indonesia menang 4-2 di adu penalti dan memastikan gelar juara edisi perdana turnamen tersebut.
Momen haru terekam jelas. Pemain melakukan sujud syukur di tengah lapangan, saling berpelukan, dan tangis suporter pecah di tribun SUGBK.
Perjalanan Timnas Indonesia Menuju Juara
Perjalanan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak mudah:
Fase Grup A (Premier Division):
- Indonesia tergabung bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
- Indonesia finis sebagai juara grup dengan 7 poin dari 3 laga (2 menang, 1 imbang), mencetak 11 gol dan hanya kebobolan 2 gol (selisih +9).
- Hasil ini membawa Indonesia unggul produktivitas gol atas Malaysia yang juga mengoleksi 7 poin.
Fase Gugur:
- Format turnamen menetapkan juara Grup A langsung bertemu juara Grup B di partai final tunggal di SUGBK.
- Indonesia menghadapi Thailand yang juga keluar sebagai juara Grup B dengan koleksi 6 poin.
Gelar ini sekaligus memutus kutukan final melawan Thailand. Sebelumnya, Indonesia selalu kalah dari Gajah Perang di partai puncak, yakni pada final Piala AFF 2002 lewat adu penalti 4-2, final 2016, dan final 2020. Kini, di bawah asuhan pelatih John Herdman, catatan tersebut berhasil diputus.
Selain trofi bergengsi, Indonesia berhak atas hadiah utama sebesar 650 ribu Dolar AS atau setara Rp11,6 miliar.
Kemenangan ini menjadi kado manis bagi 80 ribu suporter yang memadati SUGBK dan menjadi modal berharga jelang AFC Asian Cup 2027. (Binar)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.
