• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •
Hukum & Kriminalitas

Teror Pecah Kaca Mengganas di Lumajang, Mobil Minibus Diserang OTK Saat Dini Hari

PENULIS: Bernad
EDITOR: Teja Ripta
10 Mei 2026
10 VIEWS
Teror Pecah Kaca Mengganas di Lumajang, Mobil Minibus Diserang OTK Saat Dini Hari

Kaca mobil minibus yang jadi korban aksi pecah kaca OTK.

Lumajang, satudetik.online - Aksi kejahatan jalanan di Kabupaten Lumajang kian meresahkan warga.

Kasus pecah kaca kendaraan yang belakangan marak terjadi kini disebut semakin masif dan meluas hingga ke sejumlah wilayah pinggiran.

Terbaru, kasus serupa terjadi di jalur Wonorejo ke arah Jember pada Minggu dini hari, (10/5/2026).

Sebuah mobil minibus putih berkapasitas tujuh penumpang mengalami kerusakan parah setelah kaca bagian depan dihantam benda keras oleh orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa itu sontak membuat warga sekitar geger. Sejumlah masyarakat yang berada di lokasi mengaku takut dan khawatir dengan situasi keamanan yang dinilai semakin tidak terkendali.

“Lumajang semakin rusuh mas, kalau seperti ini yang dirisaukan ya kami masyarakat,” keluh Totok Suhartono, salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Gelombang aksi pecah kaca yang terus berulang membuat masyarakat mulai mempertanyakan efektivitas pengamanan aparat.

Warga menilai pola kejahatan jalanan di Lumajang kini semakin berani dan dilakukan secara acak pada waktu-waktu rawan.

Hingga saat ini, polisi masih belum berhasil mengungkap motif di balik maraknya aksi kriminal tersebut.

Belum adanya pelaku yang tertangkap juga memicu keresahan publik karena kasus serupa terus bermunculan.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., sebelumnya menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak bisa gegabah melakukan penangkapan tanpa alat bukti yang kuat.

“Kendala yang kita hadapi karena kita tidak bisa serta merta melakukan upaya paksa penangkapan, nanti salah, makanya perlu proses dari awal hingga menemukan pelakunya,” ungkapnya saat dikonfirmasi terkait masifnya kasus kejahatan jalanan yang terjadi belakangan ini.

Situasi ini membuat warga berharap aparat bergerak lebih cepat sebelum aksi teror jalanan tersebut memakan korban yang lebih besar.

Jika tidak segera diungkap, bukan tidak mungkin rasa aman masyarakat di Lumajang akan semakin runtuh di tengah gelombang kriminalitas yang terus menghantui malam hari. (Bernad)