Polsek Jatiroto Cek Tanaman Jagung dan Stok Pupuk Petani, Dukung Ketahanan Pangan di Lumajang
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, datudetik.online – Polsek Jatiroto Polres Lumajang turun langsung ke lahan pertanian warga di Dusun Pondok Telo, Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto. Kegiatan ini untuk memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan ketersediaan pupuk petani.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Asta Cita melalui Sambang Desa dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Polisi tidak hanya memantau tanaman, tetapi juga berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan sarana produksi di lapangan.
Personel Polsek Jatiroto meninjau lahan jagung milik Slamet (45), warga setempat. Tanaman tersebut telah memasuki masa pertumbuhan produktif. Petugas juga menggali informasi mengenai kendala yang dihadapi petani selama proses budidaya.
Kapolsek Jatiroto AKP Imam Soepardi mengatakan, keterlibatan kepolisian di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat kemandirian pangan dari tingkat desa.
“Kehadiran anggota kami di tengah petani merupakan wujud dukungan terhadap program Asta Cita, khususnya ketahanan pangan. Kami ingin memastikan tanaman jagung warga tumbuh dengan baik dan proses pertanian berjalan lancar,” ujar AKP Imam, Minggu (25/10/2026).
Selain kondisi tanaman, petugas memastikan ketersediaan pupuk sebagai kebutuhan penting pertumbuhan jagung. Berdasarkan hasil pengecekan, kebutuhan pupuk di Dusun Pondok Telo dipenuhi secara swadaya oleh petani.
Menurut Imam, ketersediaan pupuk dan perawatan tanaman menjadi faktor penting agar budidaya berjalan optimal hingga panen. Karena itu, pemantauan langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi riil sekaligus kebutuhan petani di Kecamatan Jatiroto.
“Dari hasil pengecekan, pupuk dipenuhi secara swadaya oleh petani. Kami juga memantau perkembangan tanaman jagung yang sudah berjalan beberapa minggu agar kegiatan pertanian tetap berlangsung baik,” tuturnya.
Melalui Sambang Desa, Polsek Jatiroto juga membuka ruang komunikasi untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di pedesaan. Hubungan baik antara polisi dan petani diharapkan dapat mendukung pertanian yang aman dan produktif.
Polsek Jatiroto menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan kelompok tani serta instansi terkait dalam mendukung ketahanan pangan.
“Sinergi antara kepolisian dan petani sangat penting dalam mewujudkan kemandirian pangan. Kami akan terus hadir mendukung petani agar produksi pertanian di Jatiroto semakin baik,” pungkas AKP Imam Soepardi. (Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.