Pemkab Lumajang Bidik Pasar Nasional lewat KAUJE FEST 2026
Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menerima audiensi panitia KAUJE di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (13/5/2026).
Lumajang, Satudetik.online - Pemerintah Kabupaten Lumajang memanfaatkan ajang KAUJE FEST 2026 sebagai ruang strategis untuk memperluas promosi ekonomi daerah melalui penguatan akses pemasaran produk UMKM dan branding potensi lokal di tingkat regional hingga nasional.
KAUJE FEST 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Juli 2026 di Universitas Jember.
Kegiatan yang diinisiasi Keluarga Alumni Universitas Jember itu berskala nasional dengan menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari Jalan Gembira Nasional (JGN) 3 hingga KAUJE RUN yang melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam kegiatan tersebut disampaikan langsung Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menerima audiensi panitia KAUJE di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (13/5/2026).
Pemerintah daerah menilai keterlibatan dalam event berskala nasional menjadi peluang untuk memperluas jejaring ekonomi sekaligus memperkuat posisi UMKM lokal di pasar yang lebih luas.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Lumajang menyatakan dukungan berupa penyediaan dua armada bus untuk mobilisasi peserta dari Lumajang serta partisipasi dalam booth promosi daerah yang akan menampilkan produk-produk UMKM unggulan.
“Kami siap mendukung kegiatan ini, termasuk menyediakan transportasi dan memanfaatkan booth Lumajang untuk mengenalkan produk UMKM serta potensi daerah kepada peserta dari berbagai daerah,” kata Bupati yang akrab disapa dengan sebutan Bunda Indah ini.
Menurut pemerintah daerah, kehadiran Lumajang dalam event nasional seperti KAUJE FEST tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari strategi promosi ekonomi berbasis jejaring.
Event tersebut dinilai efektif karena mempertemukan pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dari berbagai daerah dalam satu ruang interaksi.
Melalui momentum itu, produk UMKM Lumajang diarahkan memperoleh eksposur lebih luas sekaligus memperkuat daya saing di tingkat nasional.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai membuka peluang kemitraan dan distribusi produk lokal ke pasar luar daerah.
Pemkab Lumajang menilai pendekatan promosi melalui event nasional berbasis komunitas dan alumni menjadi salah satu strategi penguatan ekonomi kreatif daerah, sejalan dengan upaya membangun ekosistem UMKM yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing di tingkat nasional.(har)
