• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •
Nasional

Benarkah Direktur BI Berkelahi dengan Najwa Shihab ? Ini Faktanya

PENULIS: Binar
EDITOR: Teguh Eko Januari
12 Mei 2026
215 VIEWS
Benarkah Direktur BI Berkelahi dengan Najwa Shihab ? Ini Faktanya

Salah satu berita di medsos yang menyebut perkelahian antara Gubernur BI dengan Najwa Shihab

Jakarta, satudetik.online - Akhir-akhir ini beredar informasi di media sosial yang menyebut perkelahian antara Gubernur BI dengan Najwa Shihab.

Hal ini membuat satudetik.online mencari tahu dan cek fakta kebenarannya.

Faktanya, peristiwa itu terjadi saat acara talkshow "Rosi" edisi Kamis, 16 April 2026 lalu.

Acara ini mendadak jadi sorotan setelah debat soal kebijakan moneter berakhir ricuh. Direktur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, memilih meninggalkan studio dengan amarah usai beradu argumen dengan host Najwa Shihab.

Diskusi yang awalnya membahas kredit dan inflasi memanas saat topik beralih ke utang rumah tangga Indonesia. Perry Warjiyo membela suku bunga tinggi sebagai “alat pertumbuhan yang diperlukan”.

Najwa Shihab kemudian melontarkan tuduhan keras. Ia menyebut Bank Indonesia menyembunyikan mekanisme pengelolaan uang yang dinilai merugikan masyarakat luas.

Najwa bahkan menyatakan, “Anda merampok keluarga-keluarga Indonesia!”

Mendengar tuduhan itu, Perry Warjiyo langsung berdiri dan meninggalkan studio siaran langsung.

Insiden ini membuat suasana forum jadi tegang dan siaran harus dihentikan sementara.

Peristiwa ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap BI. Komisi Pemberantasan Korupsi sedang memeriksa dua pejabat BI terkait dugaan penyalahgunaan dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

KPK menduga ada masalah transparansi dan akuntabilitas di lembaga keuangan negara. Karena itu, tuduhan Najwa soal “merampok” dianggap menyentil isu sensitif yang sedang diselidiki.

Skandal di layar kaca ini dinilai memperlihatkan krisis kepercayaan publik terhadap kebijakan moneter BI.

Pengamat menyebut insiden tersebut menegaskan perlunya keterbukaan, akuntabilitas, dan komunikasi publik yang lebih kuat dari Bank Indonesia agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi tambahan dari BI soal walk out Perry Warjiyo. Najwa Shihab sendiri belum memberi komentar lanjutan di luar siaran.

Dengan demikian maka berita di media sosial tersebut wajib diluruskan karena faktanya tdak ada laporan atau bukti terjadi kekerasan fisik.

Narasi "dipukul" tidak benar. Yang terjadi adalah adu argumen keras yang diakhiri dengan Perry Warjiyo meninggalkan studio.(Binar)