DWP Berdaya Dorong Perempuan Lumajang Ubah Keterampilan Jadi Peluang Ekonomi
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Ketua DWP Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online – Keterampilan perempuan tidak seharusnya berhenti pada aktivitas di rumah. Ketika kreativitas mendapat ruang untuk dikembangkan dan hasil karya berani dipasarkan, kemampuan itu dapat menjadi peluang yang memperkuat ekonomi keluarga.
Semangat tersebut diwujudkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lumajang melalui program DWP Berdaya. Program ini merupakan salah satu bagian dari Sapta DWP yang mendorong perempuan mengembangkan keterampilan dan kreativitas, sekaligus membangun kemandirian agar memiliki nilai tambah bagi keluarga dan lingkungan.
Ketua DWP Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, mengatakan pemberdayaan perempuan perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberi ruang bagi anggota mengembangkan potensi.
Salah satunya melalui kegiatan mini bazaar. Kegiatan ini menjadi wadah bagi perempuan menampilkan hasil keterampilan dan kreativitas. Selain memamerkan produk, mini bazaar juga melatih anggota mengenalkan dan memasarkan hasil karyanya kepada masyarakat.
“Perempuan berdaya bukan hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu menjadikan keterampilan itu sebagai kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Rahayu dalam Rapat Pleno DWP Kabupaten Lumajang di Aula Kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Lumajang, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, ruang pemberdayaan seperti mini bazaar memiliki manfaat lebih luas. Perempuan tidak hanya belajar menghasilkan produk, tetapi juga mendapat pengalaman untuk menampilkan karya, melihat peluang, dan membangun kepercayaan diri.
Dari proses itu, keterampilan yang semula bersifat pribadi dapat berkembang menjadi kegiatan produktif. Jika dikelola secara konsisten, kreativitas perempuan dapat berkontribusi pada perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru.
Semangat DWP Berdaya sejalan dengan Sapta DWP yang menempatkan pemberdayaan sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas perempuan, keluarga, dan masyarakat. DWP Kabupaten Lumajang mendorong agar program pemberdayaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus dikembangkan menjadi gerakan bersama yang memberi manfaat nyata.
“Pemberdayaan perempuan bukan hanya agar perempuan memiliki kegiatan. Lebih dari itu, bagaimana perempuan mampu mengembangkan potensi, menghasilkan karya, dan ikut berkontribusi bagi keluarga,” demikian penegasan yang dibangun melalui program tersebut. (Bernad)
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.