BLT DBHCHT Lumajang Rp2,57 Miliar Segera Cair, 4.293 Warga Jadi Penerima
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Cepat dan Akurat
satudetik.online • cepat dan akurat
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Waktu baca sekitar 2 menit
Lumajang, satudetik.online — Pemerintah Kabupaten Lumajang segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026. Sebanyak 4.293 warga ditetapkan sebagai penerima dengan total anggaran sekitar Rp2,57 miliar.
Bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang berkaitan langsung dengan sektor tembakau. Pemerintah juga memasukkan kelompok masyarakat miskin serta warga terdampak erupsi Gunung Semeru sebagai penerima BLT DBHCHT.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang, Indriono Krishna Murti, mengatakan penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap hingga awal Oktober 2026.
“Ada empat kelompok penerima, yaitu petani tembakau, buruh pabrik rokok, masyarakat miskin, serta masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru,” kata Indriono, Senin (14/9/2026).
Dari total 4.293 penerima, mayoritas merupakan masyarakat yang berkaitan langsung dengan sektor tembakau. Rinciannya, sebanyak 3.525 orang adalah petani tembakau dan 250 orang buruh pabrik rokok.
Sementara itu, sebanyak 268 orang berasal dari kelompok masyarakat miskin dan 250 orang lainnya merupakan warga terdampak erupsi Gunung Semeru.
Setiap penerima akan mendapatkan BLT sebesar Rp600.000,00. Jika dihitung berdasarkan jumlah penerima, total anggaran yang disiapkan pemerintah mencapai Rp2.575.800.000,00 atau sekitar Rp2,57 miliar.
Indriono menjelaskan, pencairan bantuan tidak dilakukan serentak. Pemerintah akan mengatur jadwal penyaluran secara bertahap dengan mempertimbangkan lokasi tempat tinggal penerima.
Menurutnya, pengaturan tersebut dilakukan agar masyarakat tidak kesulitan mengakses bantuan, terutama bagi penerima yang tinggal jauh dari lokasi pencairan.
“Penyaluran dilakukan secara bertahap dan terjadwal. Kami berupaya mendekatkan lokasi penyaluran dengan tempat tinggal penerima,” ujarnya.
Pemkab Lumajang berharap penyaluran BLT DBHCHT dapat berlangsung tertib dan tepat sasaran. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima, khususnya kelompok yang menjadi sasaran penggunaan DBHCHT.
Dengan nilai anggaran mencapai miliaran rupiah, proses penyaluran akan terus dikawal agar bantuan benar-benar sampai kepada 4.293 warga penerima sesuai data yang telah ditetapkan. (Jumat
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.