RSUD Haryoto Kewalahan, Pasien Poliklinik Tembus 600 Orang per Hari
Lumajang, satudetik.online – RSUD Haryoto Lumajang mulai melakukan pembenahan serius menyusul membludaknya antrean pasien di layanan poliklinik.
Rumah sakit milik pemerintah daerah itu menambah dan memaksimalkan penggunaan mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) untuk mengurai antrean yang setiap hari terus mengular.
Lonjakan pasien sudah berada di angka yang cukup tinggi. Dalam sehari, jumlah pasien yang mendaftar ke poliklinik menembus 500 hingga 600 orang. Kondisi tersebut membuat ruang tunggu kerap dipadati warga sejak pagi hari.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Haryoto Lumajang, dr. Lia Fatmarita Indriati, mengatakan rumah sakit kini berupaya mempercepat pelayanan agar antrean panjang tidak terus menjadi keluhan masyarakat.
“Sebenarnya ada cara yang lebih mudah, yaitu warga yang ingin berobat ke poliklinik bisa mendaftar lewat Mobile JKN untuk pasien BPJS dan Haryoto Online untuk pasien umum,” kata Lia, Selasa (20/5/2026).
Selain mengandalkan pendaftaran online, pihak rumah sakit juga telah menyediakan dua unit mesin APM yang ditempatkan untuk membantu proses registrasi mandiri pasien tanpa harus menunggu lama di loket.
Tingginya angka kunjungan pasien menunjukkan layanan poliklinik RSUD Haryoto masih menjadi rujukan utama masyarakat Lumajang.
Di sisi lain, kondisi itu menjadi tantangan besar bagi rumah sakit dalam menjaga kualitas pelayanan di tengah membludaknya jumlah pasien setiap hari.
“Tak hanya dokter, petugas jaga juga bersiap membantu masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran antrean,” ujarnya.
RSUD Haryoto pun meminta masyarakat mulai beralih menggunakan sistem antrean digital agar kepadatan di ruang tunggu dapat ditekan.
Rumah sakit menilai pemanfaatan layanan online menjadi solusi paling efektif untuk memangkas antrean panjang yang selama ini dikeluhkan pasien.
“Kami harap seluruh pasien dapat menggunakan fasilitas antrean online agar tidak perlu menunggu lama di ruang tunggu,” pungkas Lia.(Hariyanto)
