• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
LumajangPendidikan dan Kesehatan

STIH Jenderal Sudirman Lumajang Gelar Seminar Nasional, Tegaskan Sinergi Mahasiswa dan Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi

PENULIS: Nibras Senna
EDITOR: Teguh Eko Januari
3 Agustus 2026
1040 VIEWS
Dengarkan BeritaAudio AI

Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis

STIH Jenderal Sudirman Lumajang Gelar Seminar Nasional, Tegaskan Sinergi Mahasiswa dan Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi

Suasana Seminar Nasional di STIH Jendral Sudirman Lumajang

Lumajang, satudetik.onlineSekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Sudirman Lumajang menggelar Seminar Nasional bertajuk "Pemberantasan Korupsi: Peran Mahasiswa dan Penegak Hukum" pada Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula STIH Jenderal Sudirman Lumajang ini menghadirkan Anggota Komisi X DPR RI sebagai keynote speaker, serta narasumber dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Kejaksaan Negeri Lumajang, dan STIH Jenderal Sudirman Lumajang.

Sebelum seminar dimulai, STIH Jenderal Sudirman Lumajang memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian yang telah mengharumkan nama kampus di tingkat nasional maupun internasional.

Penghargaan pertama diberikan kepada Vina Zida Shobruna. Ia berhasil meraih Juara I Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kabupaten Lumajang cabang Musabaqah Khattil Qur'an (MKQ) Hiasan Mushaf Putri, serta masuk 10 besar International Qur'anic Festival yang diselenggarakan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Penghargaan berikutnya diberikan kepada Elvia Wulandari atas prestasinya pada ajang National Championship Cross Country di Bogor, Jawa Barat. Elvia berhasil meraih Juara II Cross Country Olympic, Juara II Cross Country Eliminator, dan Juara II Cross Country Short Track, sehingga turut mengharumkan nama STIH Jenderal Sudirman Lumajang di tingkat nasional.

Seminar diawali dengan keynote speech Anggota Komisi X DPR RI, Dr. (C.) H. Muhamad Nur Purnamasidi, S.Sos.,M.Si.

Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa korupsi merupakan ancaman serius bagi pembangunan bangsa karena tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merampas hak masyarakat atas pelayanan publik yang berkualitas.

Menurutnya, pemberantasan korupsi harus dimulai dari pembangunan karakter dan integritas, serta melibatkan kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan aparat penegak hukum.

Memasuki sesi dialog, narasumber pertama Dyah Ismi Afifah, S.H., dari Biro Hukum Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, memaparkan pentingnya membangun budaya integritas melalui tata kelola perguruan tinggi yang baik.

Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menanamkan kepatuhan terhadap hukum, akuntabilitas, serta nilai-nilai antikorupsi sebagai langkah preventif agar praktik korupsi dapat dicegah sejak dini di lingkungan akademik.

Narasumber kedua, Septina Andriani Naftali, S.H., M.H., Jaksa Fungsional pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Lumajang, menjelaskan bahwa pemberantasan korupsi harus dilaksanakan melalui penegakan hukum yang profesional dengan tetap menjunjung tinggi prinsip due process of law.

Ia menegaskan bahwa tidak setiap kesalahan administrasi dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi, sebab seluruh unsur delik harus dibuktikan secara sah berdasarkan alat bukti yang cukup dan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain penindakan, Kejaksaan juga memiliki peran penting dalam pencegahan serta pemulihan kerugian negara melalui mekanisme asset recovery.

Sebagai narasumber penutup, Muchammad Zamroni, S.H., M.H., Pembantu Ketua I STIH Jenderal Sudirman Lumajang, mengajak mahasiswa untuk mengambil peran sebagai agent of change, social control, sekaligus calon pemimpin bangsa yang berintegritas.

Menurutnya, budaya antikorupsi harus dimulai dari diri sendiri melalui kejujuran akademik, penolakan terhadap plagiarisme, transparansi dalam organisasi kemahasiswaan, hingga keberanian menjaga amanah dalam setiap aktivitas.

Diskusi berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa.

Berbagai pertanyaan diajukan kepada para narasumber, mulai dari tantangan penegakan hukum tindak pidana korupsi, implementasi kebijakan antikorupsi di perguruan tinggi, hingga langkah konkret yang dapat dilakukan mahasiswa dalam membangun budaya integritas di lingkungan kampus.

Moderator seminar, Arif Kautsar Nibras Senna, menutup sesi dialog dengan menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa.

"Pemberantasan korupsi tidak dapat diselesaikan hanya melalui penegakan hukum, dan tidak pula cukup hanya melalui regulasi atau pendidikan semata. Pemberantasan korupsi membutuhkan sinergi yang utuh: negara menghadirkan kebijakan yang baik, aparat penegak hukum menegakkan keadilan secara profesional, perguruan tinggi membangun budaya akademik yang berintegritas, dan mahasiswa mengambil peran sebagai agen perubahan yang berani menjaga kejujuran serta mengawal nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Ia menambahkan, Indonesia yang bebas dari korupsi hanya dapat terwujud apabila setiap individu menjadikan integritas sebagai prinsip dalam setiap tindakan.

Melalui seminar nasional ini, STIH Jenderal Sudirman Lumajang berharap dapat memperkuat kesadaran hukum sekaligus menumbuhkan komitmen mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk menjadi pelopor budaya antikorupsi.

Hal itu diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan.(Nib)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.

Kembali ke Indeks

Berita Terkait

Rekomendasi Redaksi

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami