Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Polsek Tempeh Cek Lahan Jagung dan Serap Aspirasi Petani
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Lumajang, satudetik.online — Mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Presiden RI, Asta Cita, Polsek Tempeh Polres Lumajang menurunkan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan untuk mengawal masa tanam di tingkat desa.
Langkah konkret ini diwujudkan melalui pemeriksaan kondisi tanaman jagung dan penyerapan aspirasi petani di Dusun Krajan Barat, Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh, Senin, 7 September 2026.
Kegiatan pemantauan lapangan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Masrur Ubaidillah, S.H., bersama Aipda Mochamad Wahyono. Kedua personel menyambangi langsung areal persawahan milik Muhammad Sodiq, salah satu petani setempat, untuk melihat perkembangan fisik tanaman jagung sekaligus memitigasi kendala pertanian sejak dini.
Di lokasi, petugas memeriksa kondisi kesehatan tanaman, ketersediaan pasokan irigasi, serta berdiskusi terkait kelancaran distribusi pupuk, obat-obatan, dan alat pertanian di pasaran.
Langkah ini dilakukan agar potensi masalah pada masa tanam tahun ini dapat terdeteksi dan diatasi lebih cepat.
Kapolsek Tempeh, AKP Syamsul Arifin, S.Pd., menjelaskan bahwa pengawalan hingga ke areal persawahan merupakan wujud komitmen kepolisian dalam menjaga kestabilan dan kemandirian pangan nasional.
"Kehadiran personel Polisi Penggerak Ketahanan Pangan di lahan pertanian Desa Sumberjati ini merupakan bentuk komitmen Polsek Tempeh dalam mengawal Program Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan kondisi tanaman jagung warga tumbuh optimal serta memitigasi kendala pertanian sejak awal," ujar AKP Syamsul.
AKP Syamsul Arifin menambahkan, seluruh aspirasi dan masukan dari petani di lapangan akan ditampung sebagai bahan koordinasi bersama instansi terkait.
"Melalui dialog langsung di sawah, anggota kami dapat menyerap informasi riil terkait kondisi tanaman hingga peredaran pupuk dan obat pertanian. Aspirasi ini akan kami teruskan ke pihak berwenang guna merumuskan solusi cepat bagi para petani," terangnya.
Kapolsek Tempeh menegaskan jajarannya akan terus konsisten hadir mendampingi para petani demi terwujudnya swasembada pangan yang tangguh di wilayah hukumnya.
"Sinergi yang erat antara Polri dan masyarakat tani adalah kunci suksesnya kedaulatan pangan. Polsek Tempeh siap terus mengawal aktivitas warga dari masa tanam hingga panen demi suksesnya ketahanan pangan nasional," pungkas AKP Syamsul Arifin, S.Pd.(Bernad)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.
