Uji Lab Ketat, Sidokkes Polres Lumajang Pastikan Menu MBG di Dua SPPG Aman Konsumsi
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Lumajang, satudetik.online – Sidokkes Polres Lumajang melakukan uji laboratorium terhadap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah hukum Polres Lumajang, Senin (20/7/2026).
Pemeriksaan dimulai pukul 06.30 WIB sebagai bentuk pengawasan preventif untuk menjamin keamanan dan kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat. Uji lab dilakukan menyeluruh, mulai dari uji organoleptis meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa, hingga uji kimia menggunakan laboratorium lapangan untuk mendeteksi zat berbahaya.
Kegiatan dipimpin langsung Kasi Dokkes Polres Lumajang, Pengatur TK I Tri Murti, http://A.Md.Keb., http://S.ST., bersama personel Sidokkes.
Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto, S.H., menyebut pengawasan ini merupakan komitmen Polri dalam memastikan makanan yang disalurkan ke masyarakat memenuhi standar keamanan pangan, higienitas, dan nilai gizi.
“Pemeriksaan ketat ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Kami pastikan setiap menu yang disajikan sesuai standar mutu gizi dan higienitas,” ujarnya.
Hasil uji menunjukkan seluruh sampel makanan dinyatakan aman. Tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya seperti arsenik, sianida, maupun formalin, sehingga layak didistribusikan kepada penerima manfaat.
“Hasil uji kimia di laboratorium lapangan menyatakan seluruh sampel negatif dari zat berbahaya seperti arsenik, sianida, dan formalin. Dari segi rasa, bentuk, hingga keamanannya, makanan di dua titik SPPG ini sangat layak untuk disajikan,” tegasnya.
Suprapto menambahkan, pengawasan melalui uji lab akan dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipatif menjaga konsistensi kualitas makanan MBG.
“Ke depan kami akan terus mengawal dan melakukan pengawasan rutin. Ini bagian dari komitmen Polres Lumajang untuk memberikan pelayanan terbaik yang presisi, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Bernad)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.
