• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •
Lumajang

Polisi Perketat Pengawasan Tumpak Sewu, Antisipasi Pungli dan Lonjakan Wisatawan di Jalur Ekstrem Kali Glidik

PENULIS: Bernad
EDITOR: Teja Ripta
18 Mei 2026
12 VIEWS
Polisi Perketat Pengawasan Tumpak Sewu, Antisipasi Pungli dan Lonjakan Wisatawan di Jalur Ekstrem Kali Glidik

Personel Kepolisian yang berjaga di titik Trekking Kali Glidik

Lumajang, satudetik.online — Lonjakan kunjungan wisatawan di kawasan , Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, pada Minggu (17/5/2026), membuat aparat kepolisian meningkatkan pengamanan di sejumlah titik rawan, khususnya jalur ekstrem menuju dasar sungai Kali Glidik II.

Ratusan wisatawan lokal hingga mancanegara sejak pagi memadati destinasi wisata unggulan tersebut.

Antrean panjang terlihat di jalur trekking curam dan licin yang menjadi akses utama menuju panorama air terjun berjuluk “Niagara-nya Indonesia” itu.

Mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kecelakaan wisata, hingga praktik pungutan liar (pungli), anggota diterjunkan untuk melakukan pengamanan sekaligus pengawasan langsung di lapangan.

Kapolsek Pronojiwo, AKP Soegeng Susanto menegaskan, peningkatan pengamanan dilakukan menyusul tingginya mobilitas wisatawan saat akhir pekan yang dinilai rawan menimbulkan kerawanan, baik dari sisi keselamatan maupun ketertiban.

“Personel kami siagakan di beberapa titik untuk memastikan aktivitas wisata berjalan aman dan tertib. Saat akhir pekan, jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan sehingga kehadiran aparat di lapangan sangat diperlukan,” ujarnya saat ditemui di kawasan wisata.

Menurutnya, jalur menuju dasar Kali Glidik II menjadi salah satu fokus pengawasan karena memiliki kontur terjal, bebatuan licin, serta arus air yang sewaktu-waktu dapat meningkat akibat perubahan cuaca di kawasan hulu.

Petugas tidak hanya melakukan patroli dan pengamanan, tetapi juga aktif memberikan imbauan kepada wisatawan agar lebih waspada saat melintasi jalur trekking maupun berada di area dasar sungai.

“Kami mengingatkan pengunjung untuk berhati-hati karena medan menuju lokasi cukup ekstrem dan licin. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat menikmati wisata alam,” katanya.

Di sisi lain, aparat kepolisian juga menyoroti potensi praktik pungli yang kerap dikeluhkan wisatawan di sejumlah destinasi alam saat musim kunjungan meningkat. Pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak ada oknum yang memanfaatkan keramaian pengunjung demi keuntungan pribadi.

“Kami juga mengantisipasi adanya pungutan liar di jalur dasar sungai Kali Glidik II. Jika masyarakat menemukan atau mengalami pungli, segera laporkan kepada petugas yang berjaga di lokasi,” tegas AKP Soegeng Susanto.

Kehadiran polisi di kawasan wisata, lanjutnya, bukan semata menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga memberikan rasa aman dan pelayanan cepat bagi wisatawan yang membutuhkan bantuan maupun informasi selama berada di Tumpak Sewu.

Sementara itu, suasana kawasan wisata terlihat padat sejak pagi hingga siang hari.

Wisatawan tampak silih berganti menuruni jalur trekking untuk menikmati panorama air terjun bertingkat yang menjadi ikon wisata alam Kabupaten Lumajang.

Meningkatnya kunjungan wisatawan dinilai menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Lumajang.

Namun di balik tingginya animo pengunjung, pengawasan terhadap keselamatan wisata dan praktik pungli dinilai tetap menjadi pekerjaan penting agar citra destinasi wisata kelas dunia seperti Tumpak Sewu tetap terjaga. (Bernad)