• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
Lumajang

Polisi Turun ke Lahan Jagung, Menjaga Harapan Ketahanan Pangan dari Tempursari

PENULIS: Bernad
EDITOR: Teguh Eko Januari
26 Juli 2026
1013 VIEWS
Dengarkan BeritaAudio AI

Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis

Polisi Turun ke Lahan Jagung, Menjaga Harapan Ketahanan Pangan dari Tempursari

Lumajang, satudetik.online — Hamparan tanaman jagung yang mulai meninggi menyambut langkah Briptu Bagus dan Bripda Ryko saat memasuki lahan pertanian di Dusun Tegalbanteng, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tempursari, Sabtu (25/7/2026) siang.

Di tengah terik matahari, keduanya tidak datang untuk melakukan penegakan hukum, melainkan memastikan harapan para petani terus tumbuh bersama tanaman jagung yang mereka rawat setiap hari.

Satu per satu tanaman diperiksa. Tinggi batang, warna daun, hingga perkembangan tongkol menjadi perhatian personel Polsek Tempursari. Mereka menyusuri petak demi petak lahan sambil berbincang dengan para petani yang tengah merawat tanaman pada fase pertumbuhan.

Bagi para petani, hasil panen bukan sekadar angka produksi. Di balik setiap batang jagung tersimpan harapan akan penghasilan keluarga, biaya pendidikan anak, hingga keberlangsungan kehidupan sehari-hari. Karena itulah, kehadiran aparat kepolisian di tengah lahan pertanian menjadi bentuk dukungan moral sekaligus penguatan sinergi dalam menjaga sektor pangan.

Dialog berlangsung hangat. Berbagai persoalan yang kerap dihadapi petani dibahas bersama, mulai dari pola pemupukan, teknik perawatan tanaman, hingga ancaman hama yang sewaktu-waktu dapat menurunkan produktivitas. Melalui komunikasi langsung seperti ini, berbagai kendala dapat dipetakan sejak dini sehingga solusi dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Kapolsek Tempursari, Iptu Sukirno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Polri mendukung penuh program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Karena itu, anggota kami rutin turun ke lapangan untuk memantau perkembangan tanaman sekaligus berdialog dengan para petani guna mengetahui berbagai kendala yang mereka hadapi sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (26/7/2026).

Menurut Iptu Sukirno, menjaga ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab petani. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, penyuluh pertanian, pemerintah desa, hingga aparat kepolisian agar sektor pertanian tetap produktif dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara rutin, polisi juga memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi pertanian di wilayah Tempursari. Informasi tersebut menjadi dasar untuk memperkuat koordinasi lintas sektor apabila ditemukan persoalan yang memerlukan penanganan bersama.

“Kami ingin memastikan tanaman jagung tumbuh sehat hingga masa panen. Jika ada kendala seperti serangan hama maupun persoalan lainnya, tentu akan kami koordinasikan dengan instansi terkait agar dapat segera ditangani,” katanya.

Tidak hanya memantau tanaman, personel Polsek Tempursari juga mengajak para petani untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam mengelola lahan. Mereka diimbau memperkuat komunikasi antarkelompok tani, menjaga keamanan lingkungan pertanian, serta tidak ragu menyampaikan setiap persoalan yang berpotensi menghambat aktivitas budidaya.

Bagi Polsek Tempursari, kehadiran polisi di tengah sawah dan ladang bukan sekadar agenda seremonial. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan implementasi Polri Presisi yang hadir lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memastikan program pembangunan nasional benar-benar menyentuh kebutuhan warga di tingkat desa.

“Kami berharap hasil panen jagung tahun ini semakin baik sehingga mampu mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani. Kehadiran Polri di tengah masyarakat juga diharapkan memberikan rasa aman dan memperkuat kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri,” pungkas Iptu Sukirno.

Di tengah hamparan jagung yang terus menghijau, langkah-langkah sederhana itu menjadi simbol bahwa menjaga ketahanan pangan tidak hanya dilakukan dari balik meja kebijakan. Hal itu juga tumbuh dari kebersamaan di lahan pertanian, ketika petani dan aparat saling menguatkan demi memastikan pangan tetap tersedia dan harapan masyarakat terus bertumbuh. (Bernad)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.

Kembali ke Indeks

Berita Terkait

Rekomendasi Redaksi

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami