Polisi Menyapa Petani di Tengah Hamparan Jagung, Ikhtiar Kecil dari Desa Salak untuk Ketahanan Pangan Negeri
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Lumajang, satudetik.online – Hamparan tanaman jagung yang menghijau di Desa Salak, Kecamatan Randuagung, Jumat (31/7/2026), menjadi saksi kolaborasi sederhana namun bermakna antara petani dan aparat kepolisian.
Di sela-sela aktivitas warga merawat tanaman yang telah berusia sekitar 50 hari, personel Polsek Randuagung hadir menyambangi lahan, memastikan setiap proses budidaya berjalan sebagaimana mestinya.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polsek Randuagung Polres Lumajang terhadap Program Ketahanan Pangan Presiden RI melalui Asta Cita.
Bukan sekadar melihat pertumbuhan tanaman, petugas juga berdialog dengan para petani untuk mengetahui kondisi di lapangan, mulai dari perkembangan jagung hingga ketersediaan pupuk selama masa perawatan.
Di tengah tantangan sektor pertanian, kemandirian para petani Desa Salak menjadi catatan positif. Kebutuhan pupuk selama masa tanam sejauh ini masih dapat dipenuhi secara swadaya, sehingga perawatan tanaman tetap berjalan tanpa kendala berarti.
Kapolsek Randuagung, Iptu Edi Kuswanto, mengatakan kehadiran polisi di lahan pertanian merupakan bentuk komitmen untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan secara nyata hingga tingkat desa.
“Kegiatan sambang desa dan peninjauan lahan pertanian di Desa Salak ini merupakan langkah konkret Polsek Randuagung dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan tanaman jagung yang telah berusia 50 hari ini tumbuh optimal sehingga hasil panennya nanti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, perhatian terhadap ketersediaan pupuk juga menjadi bagian penting dalam pendampingan kepada petani agar tidak muncul hambatan selama proses budidaya.
“Kami mengapresiasi kemandirian para petani Desa Salak yang mampu memenuhi kebutuhan pupuk secara swadaya. Polsek Randuagung akan terus hadir mendampingi hingga masa panen agar seluruh proses berjalan lancar,” tambahnya.
Lebih dari sekadar kegiatan monitoring, sambang desa menjadi ruang bertemunya aparat dan masyarakat dalam suasana yang akrab. Percakapan di tepi lahan, saling bertukar informasi, hingga mendengarkan kebutuhan petani menjadi bagian dari upaya membangun sinergi yang kuat demi menjaga ketahanan pangan daerah.
Bagi Polsek Randuagung, menjaga keamanan bukan hanya soal menciptakan situasi yang kondusif, tetapi juga memastikan masyarakat dapat terus berproduksi dan berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Dari hamparan jagung di Desa Salak, semangat gotong royong itu terus tumbuh, seiring harapan akan panen yang melimpah dan ketahanan pangan yang semakin kokoh. (Bernad)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.
