PKL Mulai Bawa Kantong Sampah Sendiri, Wajah Baru Alun-alun Lumajang Saat CFD dan CFN
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Lumajang, satudetik.online — Upaya menjaga kebersihan kawasan Alun-alun Lumajang mulai menunjukkan hasil. Sejumlah pedagang kaki lima yang berjualan saat kegiatan Car Free Day dan Car Free Night kini mulai membawa kantong sampah sendiri sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan ruang publik.
Perubahan perilaku tersebut menjadi sinyal positif setelah Satgas Alun-alun Lumajang secara konsisten melakukan edukasi kepada para pedagang dan masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan kawasan yang menjadi pusat aktivitas warga setiap akhir pekan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Hertutik mengatakan, kesadaran pedagang mulai tumbuh seiring intensifnya sosialisasi yang dilakukan Satgas Alun-alun.
"Alhamdulillah, sudah mulai ada PKL yang membawa kantong sampah sendiri. Ini merupakan perkembangan yang baik. Kami akan terus melakukan edukasi agar kebersihan Alun-alun Lumajang tetap terjaga, terutama saat pelaksanaan CFD dan CFN yang selalu meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat," kata Hertutik saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan Alun-alun tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh pengguna ruang publik. Oleh karena itu, edukasi tidak hanya menyasar pedagang, tetapi juga masyarakat yang datang untuk berolahraga, berekreasi, maupun menikmati kuliner.
Satgas Alun-alun Lumajang mengimbau pengunjung membawa kantong ramah lingkungan untuk menampung sampah pribadi, memanfaatkan tempat sampah yang telah disediakan, serta tidak membuang sampah di area taman maupun ruang terbuka hijau.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penumpukan sampah saat jumlah pengunjung meningkat, terutama pada akhir pekan ketika ribuan warga memadati kawasan Alun-alun. Dengan keterlibatan pedagang dan masyarakat, kawasan publik itu diharapkan tetap bersih, nyaman, dan indah untuk dinikmati bersama.
Satgas Alun-alun Lumajang merupakan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah yang terdiri atas Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, serta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan.
Selain melakukan pengawasan, Satgas terus mengedepankan pendekatan edukatif sebagai upaya membangun budaya sadar kebersihan. Pemerintah berharap kebiasaan sederhana seperti membawa kantong sampah sendiri dapat menjadi gerakan kolektif yang memperkuat wajah Alun-alun Lumajang sebagai ruang publik yang bersih, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Har)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.
