• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
LumajangPeristiwa

Motor Terjun ke Proyek Jembatan Jagalan, Dua Orang Luka

PENULIS: Bernad
EDITOR: Teguh Eko Januari
19 Agustus 2026
1005 VIEWS
Dengarkan BeritaAudio AI

Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis

Motor Terjun ke Proyek Jembatan Jagalan, Dua Orang Luka

Lumajang, satudetik.onlineKecelakaan terjadi di Jalan Raya Klakah, Kabupaten Lumajang, jalur Lumajang–Probolinggo, pada Rabu (19/8/2026).

Sebuah sepeda motor Honda Beat bernopol P-2174-LB terjun ke area proyek pelebaran dan penggantian Jembatan Jagalan yang belum selesai.

Akibat kejadian itu, pengendara dan penumpang motor mengalami luka-luka. Keduanya dievakuasi ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapat perawatan.

Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu mengatakan kecelakaan bermula saat Honda Beat yang dikendarai Riski Indra Wahyu (22) melaju dari utara ke selatan.

“Pengendara kurang memperhatikan kondisi jalan dan kurang waspada. Kendaraan tiba-tiba oleng ke kanan hingga masuk ke area proyek jembatan dan terjadi kecelakaan,” kata Dendy.

Riski mengalami luka di bagian kepala. Sementara penumpangnya, Ana Rizka Choiriyah (27), mengalami luka di tangan dan kaki.

Keduanya kemudian mendapat penanganan medis di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Warga Soroti Keselamatan Proyek

Kecelakaan tersebut memicu sorotan masyarakat. Warga mempertanyakan aspek keselamatan di lokasi proyek, khususnya keberadaan rambu dan penanda bahaya bagi pengguna jalan.

“Rawan. Kok proyek tidak ada rambu dan penanda bahaya,” ujar Kodir, salah seorang pengendara.

Keluhan serupa disampaikan Rusdik, warga Kecamatan Ranuyoso. Ia mempertanyakan tanggung jawab pelaksana proyek jika lokasi kembali menyebabkan kecelakaan.

“Kalau sudah begini, apa pelaksana proyek mau bertanggung jawab? Kacau,” ujarnya.

Proyek pelebaran dan penggantian Jembatan Jagalan di Kecamatan Klakah dikerjakan BBPJN Jawa Timur–Bali sejak akhir Juni 2025.

Proyek ini bertujuan memperlancar arus lalu lintas, mengurangi kemacetan, dan menekan potensi kecelakaan di jalur tersebut. Pekerjaan ditargetkan selesai pada September 2026.

Namun kecelakaan yang terjadi saat proyek berlangsung kembali menyoroti pentingnya pengamanan area kerja. Rambu peringatan, pembatas, penerangan, dan penanda bahaya sangat krusial agar proyek tidak menimbulkan risiko baru bagi pengguna jalan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak pelaksana proyek terkait kelengkapan rambu dan sistem pengamanan di lokasi kejadian.(Bernad)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.

Kembali ke Indeks

Berita Terkait

Rekomendasi Redaksi

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami